HOME  ⁄  Geopolitik

PBB Sebut Pembatasan Israel Picu Penurunan Volume Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

PBB Sebut Pembatasan Israel Picu Penurunan Volume Bantuan Kemanusiaan ke Gaza
Foto: (Sumber :Bantuan penting yang dibawa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan mitra-mitranya ke Gaza. ANTARA/Xinhua.)

Pantau - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan pembatasan dan penutupan yang dilakukan otoritas Israel menyebabkan volume bantuan kemanusiaan yang masuk ke Jalur Gaza menurun selama Juni 2026.

PBB Catat Penurunan Distribusi Bantuan

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menyebut seluruh perlintasan menuju Gaza, kecuali Kerem Shalom/Karem Abu Salem, masih ditutup untuk pengiriman kargo sehingga distribusi bantuan tetap terbatas.

OCHA juga menyatakan pembatasan terhadap sejumlah jenis pasokan masih diberlakukan.

Data OCHA menunjukkan volume bantuan yang dibawa ke Gaza pada Juni turun lebih dari 4.600 palet dibandingkan 46.600 palet yang diizinkan masuk pada Mei.

"Pekan lalu, hanya 42 persen pasokan dari Mesir dan 65 persen pasokan dari pelabuhan Ashdod, yang pada prinsipnya telah disetujui, dapat dibongkar di Kerem Shalom," ungkap OCHA.

OCHA menambahkan badan PBB tersebut tetap mengambil pasokan makanan dan bahan bakar melalui satu-satunya perlintasan yang masih dibuka.

PBB Soroti Kondisi Warga Sipil di Tepi Barat

Dalam laporan yang sama, OCHA menyampaikan kekhawatiran terhadap keselamatan dan kesejahteraan warga sipil, terutama anak-anak, di Tepi Barat.

OCHA menyebut pasukan Israel pada Minggu (5/7) menembak hingga tewas seorang remaja berusia 16 tahun di Kamp Qalandiya dekat Yerusalem serta melukai dua anak lainnya di bagian tungkai bawah.

Sementara itu, Kantor Hak Asasi Manusia PBB melaporkan seorang bayi berusia empat bulan meninggal dunia di Kegubernuran Ramallah setelah pasukan Israel menolak membuka gerbang yang menutup akses utama menuju desa tempat bayi tersebut berada, meski ambulans telah menunggu di sisi lain jalan.

Penulis :
Aditya Yohan