HOME  ⁄  Geopolitik

Sekjen PBB Menyatakan Keprihatinan Mendalam atas Eskalasi Konflik di Kawasan Teluk

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sekjen PBB Menyatakan Keprihatinan Mendalam atas Eskalasi Konflik di Kawasan Teluk
Foto: (Sumber :Kondisi Selat Hormuz di dekat Khasab, kota kecil di Oman utara, pada 20 Juni 2026. ANTARA/Xinhua/Wen Xinnian.)

Pantau - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi serius dan konfrontasi militer yang kembali terjadi di kawasan Teluk, termasuk serangan Iran terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz, serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran, serta serangan Iran terhadap sejumlah target di negara-negara tetangga.

PBB Serukan Semua Pihak Menahan Diri

Juru bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric mengatakan Guterres menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri secara maksimal, menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi, serta segera mengambil langkah-langkah untuk meredakan ketegangan.

"Seluruh serangan ini harus dihentikan," demikian bunyi pernyataan yang disampaikan melalui juru bicara Sekjen PBB.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa meningkatnya permusuhan berskala penuh berpotensi menimbulkan konsekuensi besar bagi masyarakat di kawasan Teluk, perdamaian dan keamanan internasasional, serta perekonomian global.

Guterres Desak Iran dan AS Kembali Berdiplomasi

Sekjen PBB juga menegaskan pentingnya pemulihan kebebasan navigasi secara penuh di Selat Hormuz yang menjadi jalur pelayaran strategis dunia.

"Sekjen mendesak Iran dan AS agar segera melanjutkan kembali perundingan dan menyelesaikan isu-isu yang belum terselesaikan melalui diplomasi," demikian isi pernyataan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk menyusul rangkaian serangan yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan sejumlah negara di kawasan.

Penulis :
Ahmad Yusuf