HOME  ⁄  News

Kapal Kontainer Terbakar di Lepas Pantai Oman, UKMTO Selidiki Insiden Dekat Selat Hormuz

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kapal Kontainer Terbakar di Lepas Pantai Oman, UKMTO Selidiki Insiden Dekat Selat Hormuz
Foto: Sebuah kapal kontainer mengalami kerusakan dan terbakar setelah insiden yang terjadi di lepas pantai Oman, demikian disampaikan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (United Kingdom Maritime Trade Operations/UKMTO) pada Sabtu (11/7) malam waktu setempat.

Pantau - Sebuah kapal kontainer mengalami kerusakan dan terbakar setelah insiden di lepas pantai Oman, sementara pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kejadian di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Selat Hormuz.

UKMTO Terima Laporan Insiden

Operasi Perdagangan Maritim Inggris (United Kingdom Maritime Trade Operations/UKMTO) melaporkan menerima informasi mengenai insiden tersebut pada Sabtu (11/7) pukul 22.40 GMT atau Minggu (12/7) pukul 05.40 WIB di sekitar 16,7 kilometer sebelah timur Oman.

UKMTO menyatakan, "Otoritas militer melaporkan bahwa sebuah kapal kontainer mengalami kerusakan di bagian buritan kapal, yang menyebabkan kebakaran di atas kapal."

UKMTO menambahkan pihak berwenang masih melakukan penyelidikan dan belum mengungkap identitas kapal tersebut.

CENTCOM Sebut Kapal Diserang IRGC

Secara terpisah, Komando Pusat Amerika Serikat (Central Command/CENTCOM) menyebut kapal kontainer berbendera Siprus, GFS Galaxy, diserang Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) saat melintasi Selat Hormuz.

Menurut CENTCOM, serangan tersebut menyebabkan seorang awak kapal hilang serta mengakibatkan kebakaran dan kerusakan signifikan pada ruang mesin sehingga kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran.

Data pelacakan maritim menunjukkan GFS Galaxy memiliki panjang sekitar 304 meter dan lebar 40 meter, serta terakhir terdeteksi berada di Teluk Persia dua hari lalu.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di sekitar Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur pelayaran paling penting di dunia karena menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman.

Penulis :
Gerry Eka