HOME  ⁄  Geopolitik

Awak Kapal GFS Galaxy Berhasil Diselamatkan usai Serangan di Selat Hormuz

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Awak Kapal GFS Galaxy Berhasil Diselamatkan usai Serangan di Selat Hormuz
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Selat Hormuz. /ANTARA/Anadolu/py.)

Pantau - Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (United Kingdom Maritime Trade Operations atau UKMTO) menyatakan seluruh awak kapal kontainer GFS Galaxy yang diserang di Selat Hormuz berhasil diselamatkan oleh otoritas setempat setelah meninggalkan kapal menggunakan sekoci penyelamat.

Kapal Mengalami Kerusakan Parah di Lepas Pantai Oman

Sebelumnya, Komando Pusat Amerika Serikat (United States Central Command atau CENTCOM) melaporkan satu awak kapal GFS Galaxy berbendera Siprus dinyatakan hilang setelah kapal tersebut diserang di Selat Hormuz.

UKMTO menyebut kapal mengalami kerusakan parah pada bagian buritan saat berada sekitar sembilan mil di lepas pantai timur Oman.

Seluruh awak kemudian meninggalkan kapal menggunakan sekoci penyelamat sebelum dievakuasi.

"Seluruh awak telah diselamatkan oleh otoritas setempat. Pihak berwenang masih menyelidiki insiden ini," ungkap UKMTO.

Kementerian Luar Negeri India menyatakan terdapat 11 warga negara India di atas kapal GFS Galaxy.

Sebanyak 10 warga negara India berhasil diselamatkan, sementara satu orang masih dinyatakan hilang.

Pemerintah India mengecam serangan tersebut dan menyatakan Kedutaan Besar India di Oman terus memantau perkembangan situasi serta bekerja sama dengan otoritas setempat dalam operasi pencarian dan penyelamatan.

IRGC Tegaskan Penutupan Selat Hormuz

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga campur tangan Amerika Serikat di kawasan tersebut berakhir.

IRGC juga menegaskan tidak ada kapal yang diizinkan melintas selama kebijakan penutupan masih diberlakukan.

Menurut laporan Press TV, IRGC telah beberapa kali memperingatkan GFS Galaxy untuk berhenti di Selat Hormuz sebelum kapal tersebut akhirnya berhenti setelah terkena serangan.

IRGC menyatakan penutupan Selat Hormuz dilakukan setelah sebuah kapal yang tidak disebutkan identitasnya berupaya melintasi selat dengan mematikan sistem identifikasi dan menggunakan jalur yang tidak sah.

Penulis :
Aditya Yohan