HOME  ⁄  Geopolitik

Kedubes AS di Uni Emirat Arab Tutup Sementara Layanan Konsuler akibat Situasi Keamanan Regional

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kedubes AS di Uni Emirat Arab Tutup Sementara Layanan Konsuler akibat Situasi Keamanan Regional
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Asap membubung setelah Iran melancarkan serangan rudal yang menargetkan markas armada kelima milik Angkatan Laut AS di Manama, Bahrain, pada (28/2/2026). (ANTARA/Anadolu/Stringer).)

Pantau - Kedutaan Besar Amerika Serikat di Uni Emirat Arab (UEA) menutup sementara seluruh layanan janji temu konsuler di Abu Dhabi dan Dubai selama 13 hingga 15 Juli 2026 akibat situasi keamanan regional yang memanas.

Layanan Konsuler Dibatalkan Selama Tiga Hari

Kedutaan Besar AS menyatakan seluruh janji temu konsuler di Kedutaan Besar AS di Abu Dhabi dan Konsulat Jenderal AS di Dubai dibatalkan selama tiga hari.

Dalam keterangannya disebutkan, "Kedutaan Besar AS di Abu Dhabi dan Konsulat Jenderal AS di Dubai telah membatalkan janji temu konsuler pada 13-15 Juli, karena situasi keamanan regional."

Warga Amerika Serikat yang telah memiliki jadwal pertemuan pada periode tersebut diminta tidak datang ke kantor perwakilan diplomatik karena seluruh jadwal akan diatur ulang.

Kedutaan Besar AS juga menyampaikan, "Jika Anda memiliki janji temu pada tanggal-tanggal tersebut, warga AS tidak perlu datang ke kedutaan atau konsulat. Kami akan menghubungi Anda untuk menjadwalkan ulang."

Langkah tersebut diambil bersamaan dengan evakuasi staf non-darurat ke negara lain sehingga kapasitas pelayanan konsuler berkurang, sementara layanan visa tetap ditangguhkan.

Penutupan Terjadi di Tengah Eskalasi AS dan Iran

Pengumuman itu disampaikan di tengah meningkatnya eskalasi militer antara Amerika Serikat dan Iran.

Amerika Serikat sebelumnya melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap Iran sebagai respons atas gangguan terhadap pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi tersebut dilakukan sebagai tanggapan terhadap gangguan pelayaran di kawasan.

Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan ke pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait, Bahrain, dan Yordania.

Penulis :
Aditya Yohan