
Pantau - Iran mengaktifkan sistem pertahanan udara di sejumlah wilayah Teheran pada Kamis dini hari waktu setempat setelah ledakan terdengar di dalam dan sekitar ibu kota di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat terkait Selat Hormuz.
Aktivasi Pertahanan Udara di Sejumlah Wilayah
Sistem pertahanan udara diaktifkan di beberapa kawasan, termasuk Teheran bagian timur dan barat, berdasarkan laporan kantor berita semi-resmi Tasnim.
Laporan awal juga menyebutkan ledakan terdengar di sekitar Parchin dan Pakdasht yang berada di tenggara Teheran.
Gubernur Pakdasht membenarkan aktivasi sistem pertahanan udara di wilayahnya serta menyatakan suara ledakan terdengar di kota tersebut.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kemudian menyatakan tidak ada korban jiwa akibat insiden di Parchin maupun Pakdasht sebagaimana dilaporkan kantor berita Fars.
Bandara Semnan Disebut Jadi Sasaran Serangan
Kantor berita Fars mengutip juru bicara Provinsi Semnan yang mengatakan bahwa sebagian kawasan Bandara Semnan menjadi sasaran "serangan udara musuh."
Ia mengungkapkan, "Syukurlah, kawasan permukiman di kota-kota maupun desa-desa di Provinsi Semnan tidak mengalami serangan malam ini. Masyarakat diminta tidak memperhatikan berita maupun rumor yang disebarkan media musuh dan tidak perlu khawatir."
Juru bicara tersebut menambahkan bahwa tim penyelamat telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan setelah serangan terjadi.
Peristiwa ini berlangsung ketika ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat meski sebelumnya kedua negara telah mencapai nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri konflik dan membuka jalan menuju perjanjian perdamaian permanen.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





