
Pantau - Militer Iran mengumumkan telah melancarkan serangan menggunakan drone Arash terhadap lokasi penempatan helikopter militer Amerika Serikat dan pesawat patroli maritim P-8 di Pangkalan Udara Sakhir, Bahrain, di tengah meningkatnya kembali ketegangan antara Teheran dan Washington.
Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
Media pemerintah Iran IRIB yang dikutip RIA Novosti pada Jumat melaporkan serangan tersebut menyasar lokasi penempatan helikopter Angkatan Darat Amerika Serikat dan pesawat patroli maritim P-8 di Pangkalan Udara Sakhir.
Laporan tersebut menyebutkan, “Angkatan Darat Iran melancarkan serangan menggunakan drone Arash terhadap lokasi penempatan helikopter Angkatan Darat AS dan pesawat P-8 di Pangkalan Udara Sakhir, Bahrain.”
Ketegangan kembali meningkat setelah Amerika Serikat melancarkan beberapa serangan terhadap Iran sejak 8 Juli.
Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command/CENTCOM) menyatakan serangan itu merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Konflik Kembali Memanas Usai Gencatan Senjata
Sebelumnya, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman pada malam 18 Juni yang bertujuan mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari.
Sebagai balasan atas serangan Amerika Serikat, militer Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Pemerintah Iran juga menuduh Washington telah melanggar perjanjian gencatan senjata yang sebelumnya disepakati.
Pada 9 Juli, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut tidak lagi berlaku.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





