
Pantau - Sedikitnya tujuh orang tewas dan sembilan lainnya terluka dalam serangan terbaru Amerika Serikat yang menghantam Kota Bandar e Khamir, Iran selatan, menurut laporan penyiar Press TV Iran.
Serangan Berlanjut di Tengah Eskalasi Konflik
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) pada Kamis (16/7) mengumumkan serangkaian serangan baru terhadap sejumlah target di Iran.
Serangan tersebut terjadi meski Teheran dan Washington telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pada 18 Juni untuk mengakhiri perang yang berlangsung sejak 28 Februari.
Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan ke Iran sejak 8 Juli dengan alasan sebagai respons terhadap tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Gencatan Senjata Berakhir
Sebagai balasan, militer Iran melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.
Pemerintah Iran juga menuduh Washington telah melanggar kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya disetujui kedua negara.
Pada 9 Juli, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut sudah tidak berlaku lagi.
Laporan mengenai korban jiwa dalam serangan di Bandar e Khamir disampaikan oleh Press TV Iran, sementara informasi mengenai operasi militer Amerika Serikat mengacu pada pengumuman CENTCOM.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





