HOME  ⁄  Geopolitik

IMO Kecam Serangan di Laut Merah karena Ancam Keselamatan Pelaut dan Rantai Pasok Global

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

IMO Kecam Serangan di Laut Merah karena Ancam Keselamatan Pelaut dan Rantai Pasok Global
Foto: (Sumber :Serangan yang kembali terjadi terhadap pelayaran internasional di kawasan Laut Merah "tidak dapat dibenarkan" dan mengancam keselamatan pelaut, keamanan perdagangan maritim, serta rantai pasokan global, kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisasi Maritim Internasional (IMO) Arsenio Dominguez pada Kamis (23/7). ANTARA/Xinhua..)

Pantau - Organisasi Maritim Internasional (International Maritime Organization/IMO) mengecam serangan terbaru terhadap pelayaran internasional di Laut Merah karena dinilai mengancam keselamatan pelaut, keamanan perdagangan maritim, dan rantai pasok global di salah satu jalur pelayaran terpenting dunia.

IMO Minta Perlindungan Pelaut dan Deeskalasi Konflik

Sekretaris Jenderal IMO Arsenio Dominguez menyampaikan kecaman tersebut dalam pernyataan yang dirilis pada Kamis (23/7) menyusul meningkatnya insiden keamanan di Laut Merah.

Ia mengatakan, "Saya dengan tegas mengecam serangan-serangan terbaru yang dilaporkan dilancarkan terhadap pelayaran internasional di kawasan Laut Merah. Serangan-serangan tersebut tidak dapat dibenarkan."

Dominguez menegaskan para pelaut merupakan warga sipil yang menjalankan pekerjaan penting untuk menopang perekonomian dunia dan tidak seharusnya menjadi sasaran konflik.

Ia mengatakan, "Para pelaut tidak boleh ditempatkan dalam situasi yang membahayakan atau menjadi sasaran dalam situasi konflik atau ketidakstabilan."

IMO juga kembali mendesak pembebasan seluruh pelaut yang masih disandera tanpa syarat setelah berbagai insiden perompakan di Laut Merah dan Teluk Aden.

Dominguez mengatakan, "Laut Merah merupakan jalur maritim yang sangat penting bagi perdagangan internasional."

Ia kemudian menegaskan, "Deeskalasi merupakan satu-satunya solusi."

Selain itu, IMO menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan apabila diperlukan.

Serangan Picu Kekhawatiran Keamanan Maritim

Pernyataan IMO disampaikan setelah serangkaian serangan terhadap kapal niaga kembali terjadi di kawasan Laut Merah.

Sebuah kapal tanker dilaporkan terbakar di lepas pantai Arab Saudi pada Rabu (22/7) setelah terkena proyektil yang belum diketahui asalnya berdasarkan laporan United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO).

Pada waktu yang hampir bersamaan, kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah melancarkan operasi militer yang menargetkan dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah.

Menurut data IMO, lebih dari 20 insiden percobaan maupun aksi perompakan dan perampokan bersenjata terhadap kapal terjadi di Laut Merah dan Teluk Aden hingga 6 Juli, dengan penggunaan senjata yang semakin berbahaya dan meningkatnya kekerasan terhadap para pelaut.

Penulis :
Ahmad Yusuf