HOME  ⁄  Geopolitik

IMO Peringatkan Serangan di Laut Merah Ancam Jalur Perdagangan dan Rantai Pasok Global

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

IMO Peringatkan Serangan di Laut Merah Ancam Jalur Perdagangan dan Rantai Pasok Global
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Kapal tanker melintas di selat Hormuz. (ANTARA/Anadolu/aa.).)

Pantau - Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional (IMO) Arsenio Dominguez memperingatkan bahwa serangan terhadap kapal di Laut Merah mengancam jalur perdagangan internasional, keselamatan pelayaran, dan stabilitas rantai pasok global.

Peringatan tersebut disampaikan pada Kamis setelah terjadi serangan terhadap kapal tanker di Laut Merah yang diklaim dilakukan oleh kelompok Ansar Allah atau Houthi di Yaman.

IMO Soroti Ancaman terhadap Pelayaran Internasional

Dominguez mengatakan, "Laut Merah merupakan koridor maritim yang sangat penting untuk perdagangan internasional. Serangan berkelanjutan terhadap kapal di wilayah ini berisiko meningkatkan ketegangan, semakin mengganggu jalur perdagangan, dan merusak prinsip kebebasan navigasi."

Ia menyerukan de-eskalasi karena serangan terhadap kapal dinilai mengancam keselamatan para pelaut, keamanan pelayaran internasional, lingkungan laut, serta kelancaran rantai pasok dunia.

Dominguez juga menyampaikan keprihatinan atas potensi pencemaran lingkungan yang dapat ditimbulkan akibat insiden tersebut.

Serangan Picu Kebakaran Kapal Tanker

Kelompok Ansar Allah atau Houthi sebelumnya menyatakan telah menyerang dua kapal tanker Arab Saudi menggunakan rudal dan drone dengan alasan kedua kapal melanggar larangan navigasi yang mereka tetapkan di Laut Merah.

Pada hari yang sama, Otoritas Transportasi Umum Arab Saudi mengonfirmasi kapal tanker Encelia menjadi sasaran serangan di Laut Merah yang mengakibatkan kebakaran.

Insiden tersebut kembali meningkatkan perhatian internasional terhadap keamanan jalur pelayaran di Laut Merah yang merupakan salah satu koridor perdagangan utama dunia.

Penulis :
Aditya Yohan