HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Akui Iran Masih Memiliki Kemampuan Militer di Tengah Ketegangan Konflik

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Trump Akui Iran Masih Memiliki Kemampuan Militer di Tengah Ketegangan Konflik
Foto: (Sumber :Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. /ANTARA/Doğukan Keskinkılıç - Anadolu Agency/pri.)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Iran masih memiliki kemampuan militer meski telah menjadi sasaran serangkaian serangan Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut saat berbicara di Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (Environmental Protection Agency/EPA) pada Kamis (23/7).

Ia mengatakan, “Mereka (Iran) tangguh, dan mereka cerdas, serta mereka masih memiliki sebagian kemampuan.”

Meski demikian, Trump menolak laporan sejumlah media Amerika Serikat yang menyebut Iran kini berada dalam posisi lebih kuat dibandingkan empat bulan lalu.

Ia juga menyatakan situasi bagi Amerika Serikat berkembang lebih baik dari yang diperkirakan.

Teheran dan Washington sebelumnya menandatangani memorandum penghentian konflik pada malam menuju 18 Juni terkait konflik yang dimulai pada 28 Februari.

Namun, sejak 8 Juli, Amerika Serikat kembali melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran.

Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command/CENTCOM) menyatakan serangan tersebut merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Trump menyatakan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran kini sudah tidak berlaku lagi.

Penulis :
Aditya Yohan