HOME  ⁄  Geopolitik

IRGC Klaim Hantam Pangkalan Udara AS di Yordania dan Hentikan Tiga Kapal Tanker di Selat Hormuz

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

IRGC Klaim Hantam Pangkalan Udara AS di Yordania dan Hentikan Tiga Kapal Tanker di Selat Hormuz
Foto: (Sumber :Rudal Zolfaghar dan Qadr, bersama dengan model logam kapal selam mini, dipamerkan di Lapangan Azadi, Teheran, Iran, pada 24 Juli 2026, di tengah kian memanasnya aksi saling serang antara Iran dan AS yang dipicu oleh jalur-jalur paralel di Selat Hormuz. Warga memiliki kesempatan untuk melihat langsung rudal serta peralatan militer tersebut di lapangan itu. ANTARA/Fatemeh Bahrami - Anadolu Agency /pri..)

Pantau - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan rudal balistik ke pangkalan udara Amerika Serikat (AS) di Yordania serta menghentikan tiga kapal tanker minyak di Selat Hormuz sebagai respons terhadap aksi militer AS.

IRGC Sebut Serangan sebagai Respons

IRGC dalam pernyataan yang dipublikasikan melalui media resminya, Sepah News, pada Rabu menyatakan serangan pasukan dirgantara Iran menyasar pangkalan udara dan pusat komando utama AS di Yordania.

IRGC menyebut operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas "tindakan agresi" yang dilakukan AS.

IRGC juga menyatakan tiga kapal tanker minyak yang melintasi rute "tidak aman dan ilegal" di Selat Hormuz telah dihantam dan dihentikan setelah mengabaikan peringatan dari angkatan laut Iran.

IRGC menegaskan angkatan lautnya terus menjalankan kendali dan pengelolaan penuh atas Selat Hormuz.

IRGC memperingatkan bahwa "intervensi dan perintah ilegal" AS terhadap kapal-kapal di kawasan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.

Ketegangan Iran dan AS Meningkat

Dalam beberapa hari terakhir, militer AS melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap target-target Iran.

AS menyatakan serangan tersebut merupakan respons atas serangan Iran terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz dan bertujuan untuk melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial.

Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan serta fasilitas militer AS di kawasan.

Penulis :
Ahmad Yusuf