
Pantau - China menyatakan ketidakpuasan dan menolak langkah Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) yang memasukkan sejumlah lembaga penelitian asal Negeri Tirai Bambu ke dalam daftar sanksi.
China Nilai AS Hambat Kerja Sama Ilmiah
Juru Bicara Kementerian Perdagangan China pada Rabu menyatakan pemerintah akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan sah lembaga penelitian China.
Pemerintah China juga menyatakan akan memastikan terciptanya lingkungan yang kondusif bagi pertukaran serta kerja sama ilmiah dan teknologi.
Juru bicara tersebut menuding AS terus memperluas konsep keamanan nasional secara berlebihan dengan menciptakan hambatan diskriminatif serta memolitisasi, mempersenjatai, dan menginstrumentalisasi kerja sama penelitian ilmiah.
Beijing Minta AS Koreksi Kebijakan
Menurut juru bicara tersebut, langkah AS telah merusak pertukaran dan kerja sama antara komunitas ilmiah kedua negara serta bertentangan dengan tren kolaborasi internasional dalam inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi.
China mendesak AS menghentikan tuduhan yang dinilai tidak berdasar terhadap lembaga-lembaga penelitian China.
China juga meminta AS segera mengoreksi praktik yang dinilai keliru serta memberikan perlakuan yang adil, wajar, dan tidak diskriminatif kepada lembaga penelitian China.
- Penulis :
- Aditya Yohan



