HOME  ⁄  Geopolitik

AS Klaim Alihkan Rute 35 Kapal Dagang dalam Blokade Laut terhadap Iran

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

AS Klaim Alihkan Rute 35 Kapal Dagang dalam Blokade Laut terhadap Iran
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Kapal-kapal komersial besar dan sebuah perahu kecil berlayar di perairan lepas pantai kota pelabuhan selatan Bandar Abbas, Iran (21/6/2026). (ANTARA/Anadolu/Hassan Ghaedi).)

Pantau - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan telah mengalihkan rute 35 kapal niaga sebagai bagian dari blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

CENTCOM Sebut 35 Kapal Dagang Dialihkan

CENTCOM melalui pernyataan di platform X menyebut hingga Minggu, 2 Agustus 2026, sebanyak 35 kapal niaga telah dipaksa mengubah jalur pelayaran.

“Hingga Minggu (2/8), CENTCOM telah mengalihkan rute 35 kapal niaga,” demikian pernyataan CENTCOM.

Militer Amerika Serikat juga mengklaim telah melumpuhkan dua kapal serta menggeledah dua kapal lainnya dalam operasi tersebut.

Menurut laporan, Iran dan Amerika Serikat sebelumnya menandatangani memorandum pada 18 Juni untuk mengakhiri konflik yang berlangsung sejak 28 Februari 2026.

Namun, sejak 8 Juli, pasukan Amerika Serikat kembali melancarkan serangkaian serangan ke wilayah Iran.

CENTCOM mengeklaim serangan tersebut merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Ketegangan Berlanjut di Selat Hormuz

Iran merespons langkah Amerika Serikat dengan melancarkan serangan ke sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.

Pada 12 Juli, Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga campur tangan Amerika Serikat di kawasan berakhir.

Sehari kemudian, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan negaranya akan bertindak sebagai “penjaga” perairan Selat Hormuz.

Trump juga mengumumkan pemberlakuan kembali blokade Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Penulis :
Aditya Yohan