HOME  ⁄  Geopolitik

Inggris, Bulgaria, dan Ukraina Pastikan Tidak Akan Ikut Serangan Militer terhadap Iran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Inggris, Bulgaria, dan Ukraina Pastikan Tidak Akan Ikut Serangan Militer terhadap Iran
Foto: (Sumber :Arsip - Sisa bangunan Sekolah Dasar Shajarat al-Tayyiba akibat bom hingga menewaskan 168 siswa di Kota Minab, Iran, pada (31/3/2026). (ANTARA/Anadolu/Hamid Vakili).)

Pantau - Pemerintah Iran menyatakan Inggris, Bulgaria, dan Ukraina telah memberikan jaminan tidak akan ikut serta dalam aksi militer terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan konflik di Timur Tengah.

Iran Klaim Terima Jaminan dari Tiga Negara

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ismail Baghaei mengatakan pihaknya menerima komunikasi dari ketiga negara tersebut dalam 24 jam terakhir.

"Selama 24 jam terakhir, kami telah berulang kali menerima panggilan telepon dari Inggris, Bulgaria, dan Ukraina yang menyatakan bahwa mereka tidak akan mengambil bagian dalam peperangan melawan Iran," ungkap Baghaei, seperti dikutip stasiun penyiaran pemerintah Iran, IRIB.

Pernyataan itu disampaikan pada Minggu (2/8) di tengah situasi keamanan kawasan yang masih memanas.

Konflik AS-Iran Kembali Memanas

Iran dan Amerika Serikat sebelumnya menandatangani memorandum pada 18 Juni untuk mengakhiri konflik yang berlangsung sejak 28 Februari.

Namun, sejak 8 Juli, pasukan Amerika Serikat kembali melancarkan serangkaian serangan ke wilayah Iran.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan serangan tersebut merupakan balasan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Sebagai respons, pasukan Iran melancarkan serangan balasan ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah.

Pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat telah melanggar kesepakatan yang sebelumnya tertuang dalam memorandum penghentian konflik.

Penulis :
Ahmad Yusuf