HOME  ⁄  Geopolitik

Pentagon Mendesak Industri Pertahanan AS Menggenjot Produksi Senjata karena Cadangan Menipis

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pentagon Mendesak Industri Pertahanan AS Menggenjot Produksi Senjata karena Cadangan Menipis
Foto: Ilustrasi - Sistem persenjataan pencegat darat-udara PAC-3 buatan Amerika Serikat.

Pantau - Pentagon mendesak perusahaan pertahanan Amerika Serikat menggenjot produksi dan mempercepat pengiriman senjata setelah cadangan sejumlah sistem persenjataan menipis akibat perang dengan Iran.

Desakan itu disampaikan Wakil Menteri Pertahanan AS Steve Feinberg melalui memo kepada para petinggi industri pertahanan pada Rabu, menurut laporan The Washington Post pada Sabtu (8/8).

Feinberg memberikan waktu 21 hari kepada para pemimpin industri untuk menyusun rencana peningkatan produksi dan percepatan pengiriman kapabilitas militer yang dinilai kritis.

"Siklus pengembangan yang memakan waktu bertahun-tahun tak dapat diterima," kata Feinberg.

"Kita harus mengakselerasi rencana produksi kita secara penuh dan memperluas kapasitas produksi sekarang," tambahnya.

Cadangan Patriot dan THAAD Menyusut

Instruksi tersebut muncul ketika Pentagon berupaya mengisi kembali persediaan persenjataan, termasuk sistem rudal pencegat Patriot dan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD).

Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) menyebut cadangan global sistem rudal Patriot turun dari sekitar 2.200 unit sebelum perang menjadi 827 unit.

Cadangan sistem THAAD juga dilaporkan menyusut dari 452 unit menjadi 278 unit.

Pentagon berupaya mendorong kesepakatan kerangka kerja dengan kontraktor pertahanan dan perusahaan teknologi besar untuk meningkatkan kapasitas produksi persenjataan.

Kesepakatan tersebut belum mengikat dan pelaksanaannya masih bergantung pada pendanaan yang mendapat persetujuan Kongres AS.

"Hampir tidak ada yang dikontrak, dan inilah masalahnya," kata Direktur Proyek Pertahanan Rudal CSIS Tom Karako.

Pentagon Siapkan Acuan Anggaran 2028

Juru Bicara Pentagon Sean Parnell mengonfirmasi keberadaan memo yang disampaikan Feinberg kepada industri pertahanan.

Menurut Parnell, kebijakan tersebut akan "menjadi acuan bagi anggaran tahun fiskal 2028 yang diserahkan kepada Kongres AS untuk pendanaan".

Langkah itu juga disebut konsisten dengan upaya pemerintah AS membangun kembali basis industri pertahanan nasional agar mampu memenuhi kebutuhan persenjataan.

Upaya mempercepat produksi menghadapi kendala karena rancangan undang-undang belanja pertahanan senilai 1,15 triliun dolar AS masih mandek di Kongres.

Kondisi tersebut berpotensi menahan pendanaan yang dibutuhkan Pentagon untuk mempercepat produksi dan memulihkan cadangan persenjataan AS.

Penulis :
Gerry Eka