HOME  ⁄  Nasional

Adang Daradjatun Desak Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senjata di Sekolah Jakarta Selatan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Adang Daradjatun Desak Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senjata di Sekolah Jakarta Selatan
Foto: (Sumber :Temuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026). ANTARA/Handout/am. (Handout).)

Pantau - Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun meminta kepolisian mengusut secara profesional dan transparan temuan 995 pucuk senjata beserta sejumlah barang lainnya di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Adang mengatakan seluruh fakta terkait temuan tersebut harus diungkap untuk memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah munculnya spekulasi di tengah masyarakat.

"Kepolisian harus mengusut perkara ini secara profesional, objektif, dan transparan. Seluruh fakta harus dibuka dengan jelas, mulai dari status kepemilikan, legalitas, hingga alasan penyimpanan barang tersebut di lingkungan sekolah," kata Adang dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Mantan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia itu menilai keberadaan barang-barang tersebut di lingkungan pendidikan merupakan persoalan serius yang harus dijelaskan secara terbuka terlepas dari status kepemilikannya.

DPR Minta Penyelidikan Berdasarkan Fakta dan Alat Bukti

Adang meminta penyelidikan dilakukan secara objektif dan tidak dipengaruhi konflik internal yang diduga menjadi awal terungkapnya temuan tersebut.

"Jangan sampai proses penegakan hukum dipengaruhi oleh opini ataupun konflik yang terjadi di antara para pihak. Biarkan penyidik bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti sehingga hasilnya memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi semua pihak," ujarnya.

Adang juga mendorong evaluasi terhadap mekanisme pengawasan di lingkungan satuan pendidikan, terutama menyangkut aset dan barang yang memerlukan izin khusus.

Menurut dia, pengawasan perlu diperkuat agar keberadaan barang-barang semacam itu tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman untuk belajar dan membangun karakter generasi muda. Pengawasan terhadap aset maupun aktivitas di lingkungan sekolah harus diperkuat agar peristiwa seperti ini tidak kembali menimbulkan keresahan di masyarakat," katanya.

Polisi Temukan 995 Senjata hingga Barang Diduga Narkotika

Polres Metro Jakarta Selatan sebelumnya membenarkan temuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan milik yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Polisi menemukan 995 pucuk senjata, amunisi, aksesori senjata, alat pembuat peluru, VCD porno, serta barang yang diduga narkotika jenis sabu dan ganja di ruangan bekas kepala yayasan berinisial IWD tersebut.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan kepolisian telah meminta keterangan salah satu saksi untuk menelusuri lebih lanjut temuan tersebut.

Kepolisian juga akan memanggil IWD untuk melakukan pendalaman terkait keberadaan barang-barang yang ditemukan di lingkungan sekolah tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan