
Pantau - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan Washington masih memiliki kemampuan untuk meningkatkan eskalasi militer terhadap Iran di tengah ketidakpastian kelanjutan perundingan kedua negara.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan di Gedung Putih, Washington, Senin (10/8/2026), setelah putaran terbaru perundingan yang sebelumnya disebutnya sebagai "kesempatan terakhir" bagi Iran sebelum kemungkinan tindakan militer.
Ketika ditanya mengenai langkah selanjutnya dalam perundingan dengan Iran, Trump mengatakan, "Anda akan mengetahuinya."
Trump juga ditanya apakah "eskalasi besar-besaran" masih menjadi salah satu opsi yang dapat ditempuh AS.
"Ya, kami memiliki kemampuan tertentu jika kami ingin melakukannya," kata Trump.
"Ya, Anda akan mengetahuinya," lanjutnya.
Trump Menuntut Iran Membayar Kerusakan
Trump mengatakan AS akan meminta pembayaran atas kerusakan yang menurutnya telah ditimbulkan Iran selama periode 50 tahun.
"Jika ada kerusakan yang harus dibayar, saya pikir Iran harus membayar kerusakan tersebut," tambahnya.
Pernyataan itu muncul di tengah ketegangan antara Washington dan Teheran serta ketidakpastian mengenai kelanjutan proses perundingan.
AS Klaim Mengendalikan Selat Hormuz
Trump juga menyatakan Selat Hormuz saat ini dalam kondisi "terbuka" dan mengeklaim Angkatan Laut AS mengendalikan jalur perairan strategis tersebut.
"Ya, sekarang terbuka ... Satu-satunya pihak yang mengendalikan Selat Hormuz saat ini adalah Angkatan Laut Amerika Serikat. Kami memiliki blokade yang tidak dapat ditembus. Ini seperti tembok baja, dan kami membiarkan orang-orang yang ingin kami izinkan masuk, dan orang-orang tersebut masuk, dan mereka telah masuk dan keluar, sehingga sebenarnya sekarang terbuka," kata Trump.
"Kami tidak membiarkan mereka masuk ke Iran. Mereka tidak diizinkan masuk ke selat untuk menuju Iran, tetapi sekarang selat tersebut terbuka bagi pihak lainnya," kata Trump melanjutkan.
Trump mengakui Iran masih dapat berupaya mengganggu pelayaran dengan "sesekali menjatuhkan ranjau", tetapi mengeklaim pasukan AS telah menemukan dan membersihkan ranjau di seluruh selat.
"Anda tahu, kami telah membersihkan ranjau di seluruh selat tersebut, seperti yang mungkin sudah Anda dengar, mungkin juga belum. Namun, kami mengendalikan selat tersebut 100 persen. Sekarang, apakah mereka bisa membuat masalah? Ya, mereka bisa membuat masalah, tetapi mereka bangkrut. Mereka tidak punya uang," kata Trump.
- Penulis :
- Aditya Yohan



