
Pantau - Seorang warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan tewas bersama dua anak buah kapal (ABK) asal Pakistan dalam serangan terhadap sebuah kapal dagang di Selat Bab Al-Mandeb.
Informasi mengenai tiga ABK yang meninggal dunia tersebut disampaikan stasiun televisi yang terafiliasi dengan pemerintah, Al-Jumhuriya TV, pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Berdasarkan laporan awal, tiga korban tewas terdiri atas satu WNI dan dua warga negara Pakistan.
Kapal Dagang Diduga Diserang Houthi
Serangan terhadap kapal dagang tersebut diduga dilakukan oleh kelompok Houthi di Yaman.
Hingga laporan diterbitkan, Al-Jumhuriya TV belum mengungkapkan identitas WNI yang menjadi korban maupun nama kapal yang menjadi sasaran serangan.
Informasi mengenai pihak atau perusahaan pemilik kapal tersebut juga belum disebutkan.
Kelompok Houthi juga belum mengeluarkan pernyataan mengenai serangan yang dilaporkan menewaskan tiga ABK tersebut.
Bab Al-Mandeb Jadi Gerbang Menuju Laut Merah
Selat Bab Al-Mandeb merupakan jalur perairan strategis yang menjadi gerbang masuk menuju Laut Merah dan secara geografis berada di sisi barat Semenanjung Arab.
Foto arsip yang menyertai laporan memperlihatkan kelompok Houthi menggelar unjuk rasa menentang serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran di Al Sabeen Square, Sanaa, Yaman, pada 3 April 2026.
Berita mengenai serangan tersebut diterbitkan pada Selasa, 11 Agustus 2026 pukul 16.30 WIB dengan estimasi waktu baca satu menit.
- Penulis :
- Shila Glorya



