HOME  ⁄  Geopolitik

PBB Menyerukan Dialog untuk Mengakhiri Konflik di Kawasan Teluk dan Laut Merah

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

PBB Menyerukan Dialog untuk Mengakhiri Konflik di Kawasan Teluk dan Laut Merah
Foto: (Sumber :Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Rabu (12/8) menyerukan dialog dan negosiasi untuk menemukan penyelesaian yang komprehensif dan berkelanjutan atas konflik di kawasan Teluk dan Laut Merah. ANTARA/Xinhua..)

Pantau - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan dialog dan negosiasi untuk mencapai penyelesaian komprehensif dan berkelanjutan atas konflik di kawasan Teluk dan Laut Merah pada Rabu (12/8).

Guterres terus memantau perkembangan konflik di Timur Tengah, termasuk situasi di Selat Hormuz dan sekitarnya serta Laut Merah.

Wakil Juru Bicara Sekjen PBB Farhan Haq menyampaikan dialog dinilai menjadi jalan untuk memulihkan stabilitas sekaligus menjaga kebebasan navigasi di kawasan tersebut.

PBB Dorong Penyelesaian melalui Negosiasi

"Sekjen PBB tetap meyakini bahwa penyelesaian yang komprehensif dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui dialog dan negosiasi," kata Haq.

"Penyelesaian semacam itu akan membantu memulihkan stabilitas dan kepercayaan di seluruh kawasan, sekaligus melindungi hak dan kebebasan navigasi di Selat Hormuz dan sekitarnya serta di Laut Merah," lanjutnya.

Seruan tersebut disampaikan di tengah perkembangan konflik di Timur Tengah yang turut memengaruhi kawasan perairan strategis, termasuk Selat Hormuz dan Laut Merah.

Gangguan Pelayaran Hambat Pengiriman Bantuan ke Yaman

Utusan Khusus PBB untuk Yaman Hans Grundberg juga terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong deeskalasi ketegangan di Yaman.

PBB menyebut aktivitas yang mengganggu lalu lintas pelayaran di sekitar pesisir Yaman dapat menghambat upaya organisasi tersebut mengirimkan pasokan ke negara yang dilanda perang itu.

Gangguan tersebut menjadi salah satu alasan PBB menyerukan penghentian seluruh hambatan terhadap pelayaran di Laut Merah dan sekitar Selat Bab al-Mandab.

Penulis :
Aditya Yohan