
Pantau - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengirimkan persembahan ritual ke Kuil Yasukuni di Tokyo pada Sabtu, 15 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan penyerahan diri Jepang tanpa syarat dalam Perang Dunia II.
Takaichi mengirimkan persembahan ritual tamagushi melalui pejabat senior Partai Demokrat Liberal yang berkuasa, sebagaimana dilaporkan Kyodo News.
Kuil Yasukuni Lama Memicu Perselisihan Diplomatik
Kuil Yasukuni terletak di Chiyoda, pusat Kota Tokyo, dan memberikan penghormatan kepada korban perang Jepang, termasuk 14 orang yang didakwa sebagai penjahat perang Kelas A dari Perang Dunia II.
Keberadaan 14 tokoh tersebut membuat Kuil Yasukuni sejak lama menjadi sumber perselisihan diplomatik antara Jepang dan sejumlah negara tetangganya.
Kunjungan maupun persembahan ritual pejabat Jepang ke Kuil Yasukuni kerap mendapat kritik dan penolakan dari China, Korea Selatan, serta sejumlah negara dan kawasan lain yang menjadi korban agresi Jepang pada masa perang.
Persembahan Dikirim pada 15 Agustus
Persembahan ritual tersebut dikirim Takaichi pada 15 Agustus, tanggal yang diperingati sebagai hari penyerahan diri Jepang tanpa syarat dalam Perang Dunia II.
Langkah Takaichi tersebut kembali menempatkan Kuil Yasukuni dalam sorotan karena sensitivitas sejarah dan diplomatik yang melekat pada tempat itu.
- Penulis :
- Aditya Yohan



