
Pantau - Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen menyatakan Belanda siap membantu Indonesia memperkuat ketahanan pangan dan mencapai target yang ditetapkan pemerintah di sektor tersebut.
"Belanda mampu membantu Indonesia dalam mencapai ambisinya di bidang ketahanan pangan," kata Gerritsen kepada ANTARA seusai mengikuti pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Gerritsen menilai Prabowo telah mencapai banyak hal selama memimpin Indonesia, meski pemerintah masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama memastikan kecukupan pangan bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Menurut Gerritsen, Prabowo mempunyai ambisi yang tinggi dan jelas dalam mewujudkan ketahanan pangan serta memahami berbagai langkah yang perlu dilakukan untuk mencapai target tersebut.
Hubungan Indonesia-Belanda Dinilai Sangat Baik
Gerritsen mengatakan hubungan bilateral Indonesia dan Belanda saat ini berada dalam kondisi yang sangat baik setelah dirinya bertugas sebagai duta besar selama dua tahun.
"Ya, memang benar, sebagai Duta Besar Belanda di sini selama dua tahun, saya melihat hubungan kedua negara berada dalam kondisi yang sangat baik," katanya.
Ketahanan pangan menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian utama dalam kerja sama kedua negara, dengan Belanda dinilai memiliki kemampuan untuk berkontribusi terhadap upaya Indonesia mencapai targetnya.
Gerritsen kembali menegaskan kesiapan dan kemampuan Belanda untuk membantu Indonesia merealisasikan ambisinya dalam memperkuat ketahanan pangan.
Selain sektor pangan, Gerritsen menyoroti kerja sama erat Indonesia dan Belanda dalam bidang perlindungan pantai.
"Jadi, kami bekerja sangat keras dengan Indonesia dalam hal ini," katanya.
Gerritsen Hadiri Sidang Tahunan MPR
Pernyataan Gerritsen disampaikan setelah menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Sidang tersebut dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran Kabinet Merah Putih, serta para tamu kenegaraan, termasuk duta besar dan perwakilan negara-negara sahabat.
Sejumlah mantan presiden dan wakil presiden turut hadir, antara lain Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 RI Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin.
Dalam sidang tersebut, Prabowo menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta pidato kenegaraan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Agenda DPR kemudian dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 pada pukul 14.30 WIB yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani.
Dalam rapat paripurna itu, Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan mengenai nota keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau RAPBN Tahun Anggaran 2027, sedangkan Puan menyampaikan pidato pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027.
- Penulis :
- Arian Mesa



