HOME  ⁄  Geopolitik

Xi Jinping Membangun Diplomasi China melalui Persahabatan Lintas Negara

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Xi Jinping Membangun Diplomasi China melalui Persahabatan Lintas Negara
Foto: Xi Jinping

Pantau - Presiden China Xi Jinping membangun hubungan diplomatik dengan berbagai negara melalui pendekatan antarmasyarakat, termasuk pertemuan dengan veteran perang, kaum muda, petani, dan pekerja dalam sejumlah kunjungan luar negerinya.

Pendekatan tersebut kembali terlihat saat Xi bersama Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi pameran foto mengenai hubungan China-Rusia di Balai Agung Rakyat, Beijing, pada Mei 2026.

Salah satu foto yang mereka amati memperlihatkan Xi, Putin, dan veteran Perang Dunia II Rusia Evgeny Znamensky saat peringatan 80 tahun kemenangan Uni Soviet dalam Perang Patriotik Raya di Moskow pada 9 Mei 2025.

Znamensky mengenang perhatian Xi ketika suhu udara saat peringatan tersebut berada di bawah 10 derajat Celsius.

"Presiden Xi khawatir saya mungkin kedinginan dan secara khusus meminta agar saya diberikan selimut," kata Znamensky.

Xi Tekankan Hubungan Antarmasyarakat

Xi sebelumnya menempatkan hubungan antarmasyarakat sebagai salah satu unsur penting dalam hubungan antarnegara.

"Persahabatan, yang tumbuh dari hubungan yang erat antarmasyarakat, merupakan kunci bagi terjalinnya hubungan antarnegara yang sehat," kata Xi dalam pembukaan Forum Sabuk dan Jalur Sutra untuk Kerja Sama Internasional pada 2017.

Dalam kunjungannya ke Rusia pada Mei 2015, Xi juga menyerahkan lencana peringatan kepada veteran Rusia sebagai penghormatan terhadap kontribusi mereka dalam kemenangan Perang Anti-Fasis Dunia.

Xi menghampiri veteran Rusia Gaverdovsky setelah melihatnya kesulitan menjaga keseimbangan ketika berjalan.

"Saya akan menghampiri Anda dan menyerahkan lencana ini kepada Anda! Anda tidak perlu bergerak," kata Xi kepada Gaverdovsky.

Pada Mei 2024, Xi kembali bertemu Olah Tamara di Hongaria, yakni perempuan yang pernah memberikan bunga kepadanya ketika berkunjung ke negara tersebut sebagai wakil presiden China pada 2009.

"Kamu sudah tumbuh besar sekarang. Dulu kamu hanya setinggi ini," kata Xi kepada Olah.

Olah mengaku terharu karena Xi masih mengingat pertemuan mereka yang berlangsung sekitar 15 tahun sebelumnya.

"Dia begitu hangat dan ramah," ujar Olah.

Interaksi dengan Petani dan Pekerja

Pendekatan serupa ditunjukkan Xi ketika bertemu petani dan pekerja dalam sejumlah kunjungan ke luar negeri.

Dalam kunjungannya ke sebuah keluarga petani di Kosta Rika pada 2013, Xi mengenang pengalamannya bekerja di pedesaan China dan menyampaikan bahwa dirinya pernah menjadi petani sehingga memahami kehidupan masyarakat pedesaan.

Xi juga mengunjungi Pabrik Baja Smederevo di Serbia pada 2016 dengan meninjau proses produksi serta menemui para pekerja.

Karyawan veteran Pabrik Baja Smederevo, Nenad Cvetanovic, mengatakan pertemuan dengan Xi memberikan kesan mendalam kepada para pekerja.

"Interaksi Presiden Xi dengan kami terasa sangat membekas di hati para pekerja di pabrik baja ini. Kepeduliannya kepada kami begitu tulus dari lubuk hati, memberi kami rasa aman dan harapan yang kuat," ungkapnya.

Pabrik Baja Smederevo yang sempat menghadapi ancaman penutupan kemudian diakuisisi HBIS Group asal China pada 2016 dan kembali menjadi salah satu penggerak utama ekspor Serbia.

Sebanyak 30 pekerja Serbia dari pabrik tersebut pada 2024 mengirim surat kepada Xi mengenai perkembangan perusahaan sekaligus menyampaikan terima kasih atas dukungannya.

"Saya memberi Anda acungan jempol," tulis Xi dalam surat balasannya kepada para pekerja.

Penulis :
Gerry Eka