
Pantau - Bunga Ottelia acuminata kembali bermekaran di Danau Erhai, Dali, Provinsi Yunnan, China barat daya, seiring membaiknya kualitas air setelah pemerintah setempat mengintensifkan pemulihan ekosistem danau dalam beberapa tahun terakhir.
Kualitas air di titik pemantauan nasional Danau Erhai sepanjang Januari hingga Juni 2026 tercatat berada pada Tingkat II yang diklasifikasikan sebagai sangat baik.
Perbaikan kualitas air tersebut diikuti peningkatan signifikan area pertumbuhan Ottelia acuminata dari sekitar 90.000 meter persegi pada 2021 menjadi 950.000 meter persegi pada 2026 berdasarkan data Biro Administrasi Danau Erhai di Prefektur Dali.
Ottelia Menjadi Indikator Kesehatan Perairan
Ottelia acuminata merupakan tanaman yang sangat peka terhadap kualitas air sehingga secara luas dianggap sebagai salah satu indikator lingkungan perairan yang sehat.
Tanaman tersebut sempat hampir menghilang dari Danau Erhai pada 1990-an akibat pencemaran dan degradasi ekologis.
Kemunculan kembali bunga berwarna putih itu kini menjadi salah satu tanda perubahan kondisi lingkungan Danau Erhai setelah berbagai program pemulihan dilakukan.
Pemandangan bunga yang mengapung di permukaan danau juga dapat dinikmati pengunjung yang berjalan kaki maupun bersepeda di sepanjang koridor ekologis tepi Danau Erhai.
Budi Daya Ottelia Buka Peluang Ekonomi
Pemulihan tanaman Ottelia acuminata turut membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya di Eryuan yang berada di kawasan hulu Danau Erhai.
Zhong Lan yang telah berkecimpung dalam perlindungan lingkungan mendirikan pusat penelitian Ottelia acuminata pada 2024 dengan dukungan pemerintah setempat dan Universitas Shanghai Jiao Tong.
Tim peneliti menguji berbagai varietas dari sejumlah wilayah China sebelum memilih tujuh varietas yang sesuai dengan kondisi setempat serta mengembangkan teknik budi daya terstandardisasi.
Eryuan saat ini memiliki sekitar 2 juta meter persegi kawasan budi daya tanaman perairan tersebut yang menyediakan lebih dari 90.000 kesempatan kerja setiap tahun, mulai dari penanaman, pengelolaan hingga pemanenan.
Tanaman yang sebelumnya banyak dikonsumsi sebagai sayuran musiman itu kini juga dikembangkan menjadi sejumlah produk seperti teh bunga, kopi nabati, dan kue kering.
Seorang wisatawan bermarga Ai mengaku terkejut ketika menemukan hidangan khas berbahan tanaman tersebut di sebuah restoran hotpot di Hangzhou.
"Dulu saya kira tanaman ini hanya sajian khas Provinsi Yunnan. Saya tidak menyangka akan menemukannya di luar provinsi itu," ujarnya.
- Penulis :
- Gerry Eka



