
Pantau - Seorang warga negara Ukraina bernama Volodymyr Z. yang ditangkap di Kroasia terkait dugaan sabotase pipa gas Nord Stream akan dihadapkan ke Pengadilan Tinggi Federal Jerman setelah proses ekstradisinya selesai.
Tersangka yang diketahui merupakan penyelam profesional itu ditangkap di Kroasia pada Rabu atas tuduhan keterlibatan dalam ledakan yang merusak jaringan pipa Nord Stream pada September 2022.
Jerman Siapkan Proses Hukum terhadap Tersangka
Kejaksaan Agung Federal Jerman menyatakan tersangka akan dibawa ke hadapan hakim pemeriksa setelah proses ekstradisi dari Kroasia rampung.
"Setelah diekstradisi dari Kroasia, terdakwa akan dihadapkan kepada hakim pemeriksa di Pengadilan Tinggi Federal," demikian Kejaksaan Agung Federal Jerman dalam sebuah pernyataan tertulis.
Menurut kejaksaan, Volodymyr Z. diduga terlibat dalam kegiatan penyelaman untuk memasang bahan peledak pada jalur pipa gas Nord Stream.
"Terdakwa disangkakan melakukan tindakan peledakan menggunakan bahan peledak secara berkelompok, sabotase yang merusak tatanan konstitusional, serta perusakan fasilitas publik," bunyi pernyataan tersebut.
Ledakan Nord Stream Rusak Tiga Jaringan Pipa
Nord Stream 1 dan 2 merupakan jaringan pipa bawah laut di Laut Baltik yang digunakan untuk menyalurkan gas alam dari Rusia menuju Jerman.
Ledakan pada September 2022 merusak tiga jaringan pipa Nord Stream dan kemudian menjadi objek penyelidikan internasional.
Insiden tersebut terjadi di tengah krisis energi yang berkaitan dengan invasi Rusia ke Ukraina serta memicu penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas serangan terhadap infrastruktur energi vital Eropa itu.
Tersangka selanjutnya akan menjalani proses hukum di Jerman setelah ekstradisinya dari Kroasia diselesaikan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



