
Pantau - Pesawat sistem peringatan dan kendali udara (AWACS) Boeing E-3B Sentry milik Angkatan Udara Amerika Serikat mengumumkan keadaan darurat ketika terbang di atas Semenanjung Arab dekat Teluk Persia dan Selat Hormuz.
Pesawat pengintai berusia 46 tahun tersebut terpantau dalam kondisi darurat berdasarkan data penerbangan yang ditelaah RIA Novosti.
Pesawat muncul di layar radar pada pukul 22.40 GMT dengan kode darurat 7700 dalam kondisi aktif.
Kode 7700 merupakan kode transponder yang digunakan pesawat untuk menunjukkan adanya keadaan darurat umum selama penerbangan.
Pesawat kemudian turun dari ketinggian lebih dari 6.700 meter menjadi sekitar 5.400 meter.
Setelah menurunkan ketinggian, pesawat bergerak ke arah barat meninggalkan wilayah udara di atas Teluk Oman dan Selat Hormuz menuju daratan.
Penyebab keadaan darurat yang diumumkan pesawat tersebut tidak dijelaskan dalam laporan.
Pada saat bersamaan, tiga pesawat tanker pengisi bahan bakar di udara Boeing KC-46A Pegasus milik Amerika Serikat juga beroperasi di wilayah udara dekat Selat Hormuz dan Uni Emirat Arab.
Ketiga pesawat tanker tersebut sebelumnya lepas landas dari Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar.
Pesawat-pesawat itu kemudian terbang dengan membentuk pola melingkar di atas wilayah Uni Emirat Arab.
Informasi mengenai aktivitas pesawat militer Amerika Serikat tersebut bersumber dari Sputnik dan RIA Novosti.
- Penulis :
- Aditya Yohan



