
Pantau - Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr bin Hamad Al Busaidi dan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi membahas upaya memulihkan kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz dalam percakapan telepon pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Kementerian Luar Negeri Oman menyampaikan kedua menteri membicarakan perkembangan terbaru aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur perairan strategis.
Oman dan Iran menekankan perlunya melanjutkan pembicaraan mengenai pengaturan pelayaran untuk menghasilkan kesepahaman praktis antara kedua negara.
Kesepahaman tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan dan kelancaran arus pelayaran sekaligus mendukung keamanan serta stabilitas kawasan.
Oman dan Iran Dorong Dialog dan Penyelesaian Damai
Selain membahas Selat Hormuz, kedua menteri meninjau berbagai perkembangan terbaru di kawasan serta upaya menciptakan kondisi yang memungkinkan dimulainya kembali dialog dan perundingan.
Dialog dan perundingan dipandang sebagai sarana untuk mempersempit berbagai perbedaan yang masih ada serta mendorong penyelesaian secara damai terhadap persoalan yang belum terselesaikan.
Pembicaraan tersebut menjadi bagian dari rangkaian komunikasi Oman dan Iran yang dalam beberapa bulan terakhir beberapa kali membahas pengaturan aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz.
Peta Rute Baru Pelayaran Mulai Disepakati
Perkembangan penting sebelumnya disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei pada Senin, 17 Agustus 2026, terkait hasil perundingan kedua negara.
Baghaei mengatakan Iran dan Oman telah mencapai kesepakatan mengenai peta rute baru untuk lalu lintas maritim melalui Selat Hormuz.
Kedua negara diperkirakan melanjutkan proses tersebut dengan memfinalisasi kesepakatan mengenai pengaturan pelayaran melalui jalur perairan strategis itu.
Kesepakatan akhir direncanakan berbentuk paket yang mencakup peta rute pelayaran baru serta pernyataan bersama Oman dan Iran.
Rangkaian pembicaraan tersebut diarahkan untuk menjaga kelancaran navigasi sekaligus mendorong keamanan, stabilitas, dialog, dan penyelesaian damai berbagai persoalan di kawasan.
- Penulis :
- Shila Glorya



