HOME  ⁄  Geopolitik

Utusan AS Desak Deeskalasi setelah Israel Serang Pangkalan Udara Suriah

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Utusan AS Desak Deeskalasi setelah Israel Serang Pangkalan Udara Suriah
Foto: Ilustrasi - Sejumlah personel keamanan menutup area di sekitar lokasi ledakan dekat gedung Kementerian Pariwisata di pusat Damaskus, Suriah, 7 Juli 2026.

Pantau - Utusan khusus Amerika Serikat untuk Suriah, Tom Barrack, menyerukan deeskalasi dan penguatan dialog setelah Israel melancarkan serangan udara terhadap Pangkalan Udara Abu al-Duhur di Suriah.

Barrack meminta pihak-pihak terkait menahan diri dan menghindari langkah militer yang dapat meningkatkan ketegangan di kawasan.

"Turunkan ketegangan, tingkatkan dialog, tingkatkan komunikasi, dan hindari tindakan militer yang mendadak," kata Barrack kepada PBS News.

Israel Serang Pangkalan Udara Dekat Aleppo

Israel melancarkan serangan udara terhadap Pangkalan Udara Abu al-Duhur pada Selasa, di kawasan dekat Aleppo dan tidak jauh dari perbatasan Turki.

Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan serangan dilakukan karena Suriah dinilai hampir melanggar perjanjian keamanan dengan Israel dengan mengizinkan pasukan Turki ditempatkan di pangkalan udara tersebut.

Pemerintah Israel menilai kemungkinan keberadaan pasukan Turki di pangkalan itu dapat menjadi ancaman terhadap keamanan negaranya.

Israel menyatakan kondisi tersebut tidak akan ditoleransi karena dinilai berpotensi memengaruhi situasi keamanan di kawasan.

Turki Kecam Serangan Israel

Turki mengecam serangan udara Israel terhadap Pangkalan Udara Abu al-Duhur di Suriah.

Barrack juga menilai serangan tersebut sebagai eskalasi yang tidak diperlukan di tengah ketegangan kawasan.

Seruan deeskalasi itu menekankan pentingnya dialog dan komunikasi untuk mencegah tindakan militer mendadak yang berpotensi memperburuk situasi.

Penulis :
Gerry Eka