HOME  ⁄  Geopolitik

Marco Rubio Menyatakan AS Tak Berencana Melanjutkan Serangan Militer terhadap Iran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Marco Rubio Menyatakan AS Tak Berencana Melanjutkan Serangan Militer terhadap Iran
Foto: (Sumber :Arsip foto - Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengadakan taklimat pers di Gedung Putih mengenai isu-isu terkini di Washington D.C., Amerika Serikat, pada 5 Mei 2026. ANTARA/Fatih Aktaş - Anadolu Agency / pri. (ANTARA/Fatih Aktaş - Anadolu Agency / pri.).)

Pantau - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menyampaikan kepada negara-negara sekutu bahwa Pemerintah AS saat ini tidak berencana melancarkan serangan militer baru terhadap Iran dan akan lebih berfokus menggunakan instrumen tekanan lain.

Laporan portal berita Axios yang mengutip seorang pejabat AS menyebut Rubio mengatakan Washington akan mengutamakan langkah lain terhadap Pemerintah Iran, termasuk pemberlakuan sanksi.

AS Alihkan Tekanan ke Sanksi terhadap Iran

Menurut analisis Axios, perubahan strategi tersebut menjadi sinyal bahwa Presiden AS Donald Trump sudah lelah dengan upaya perang melawan Iran dan menginginkan konflik tersebut segera diakhiri.

Pemerintah AS pada saat bersamaan meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran melalui pemberlakuan sanksi baru.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin (24/8/2026) mengumumkan sanksi baru yang menyasar lima sektor utama perekonomian Iran.

Lima sektor yang menjadi sasaran tersebut meliputi penerbangan, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital.

Lebih dari 60 Entitas hingga Kapal Terkena Sanksi

Selain menyasar sektor ekonomi, AS menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 60 entitas, individu, dan kapal yang terkait dengan Iran.

Kebijakan tersebut menjadi instrumen tekanan Washington terhadap Teheran di tengah keputusan Pemerintah AS untuk tidak merencanakan serangan militer baru pada saat ini.

Langkah itu menandai fokus AS pada tekanan ekonomi terhadap Iran setelah rangkaian konflik militer antara kedua negara.

Penulis :
Ahmad Yusuf