
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjuk Ben Moss sebagai asisten presiden sekaligus sekretaris staf Gedung Putih yang mulai menjalankan jabatan barunya pada 2 September 2026.
Trump mengumumkan penunjukan tersebut melalui unggahan di Truth Social pada Kamis (27/8), dengan Moss menggantikan Will Scharf yang beralih menjadi penasihat hukum Gedung Putih.
"Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa, mulai 2 September, Ben Moss akan menjadi Asisten Presiden dan Sekretaris Staf Gedung Putih, menggantikan Penasihat Gedung Putih kita yang baru, Will Scharf," tulis Trump.
Trump mengatakan Moss sebelumnya menjabat sebagai wakil sekretaris staf sebelum menjadi direktur kebijakan untuk Wakil Presiden AS JD Vance.
Moss mengawali kariernya di pemerintahan sebagai penasihat umum bagi Vance ketika Wakil Presiden AS tersebut masih bertugas di Senat.
Sementara itu, Trump pada 9 Agustus mengumumkan Scharf akan menjabat sebagai asisten presiden dan penasihat hukum Gedung Putih mulai 1 September.
Scharf menggantikan David Warrington yang meninggalkan pemerintahan untuk beralih ke sektor swasta.
Laporan Politico menyebut Trump memasuki paruh kedua masa jabatannya di tengah adanya "kekosongan di sejumlah posisi penting" dalam jajaran staf senior Gedung Putih.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada 12 Agustus mengumumkan akan meninggalkan jabatannya pada akhir Agustus 2026.
Pejabat senior Gedung Putih James Braid yang bertugas menjalin hubungan dengan Kongres juga dilaporkan akan meninggalkan pemerintahan pada 30 September.
- Penulis :
- Aditya Yohan




