HOME  ⁄  Geopolitik

Donald Trump Mempertimbangkan Serangan Terbatas ke Iran untuk Cegah Pemulihan Kekuatan Militer

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Donald Trump Mempertimbangkan Serangan Terbatas ke Iran untuk Cegah Pemulihan Kekuatan Militer
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Miniatur bendera Amerika Serikat dan Iran. (ANTARA/AI-BPY).)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan serangkaian serangan terhadap fasilitas radar dan rudal Iran di sepanjang Selat Hormuz untuk mencegah Teheran memulihkan kemampuan militernya di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.

Rencana serangan tersebut diajukan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) dan mendapat dukungan Menteri Perang AS Pete Hegseth, tetapi belum mendapatkan persetujuan Trump, menurut laporan Axios yang mengutip tiga pejabat AS.

CENTCOM Ajukan Opsi Serangan Terbatas

Sejumlah ledakan sebelumnya terdengar di Pulau Larak, Iran, yang berada di Selat Hormuz pada Minggu (30/8/2026).

Axios menduga Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap peluncur rudal Iran di pulau tersebut.

Media Iran kemudian melaporkan bahwa Teheran menembakkan rudal ke sejumlah kapal Amerika Serikat di Selat Hormuz serta pangkalan AS di kawasan tersebut.

CENTCOM menyatakan serangan terhadap Iran dilakukan untuk mencegah pasukan negara itu menanam ranjau di Selat Hormuz.

Menurut Axios, Trump dapat menyetujui serangan terbatas menyusul eskalasi terbaru dengan tujuan mengurangi risiko serangan Iran terhadap kapal tanker minyak serta aset Angkatan Laut dan Angkatan Udara Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Hingga laporan tersebut diterbitkan, opsi serangan yang diajukan CENTCOM belum memperoleh persetujuan Trump.

Konflik AS-Iran Belum Terselesaikan

Konflik Amerika Serikat dan Iran disebut bermula pada 28 Februari 2026 ketika AS dan Israel menyerang sejumlah target di Iran.

Teheran kemudian membalas dengan melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran.

Pada pertengahan Juni 2026, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan menghentikan permusuhan antara kedua negara.

Namun, kedua pihak kembali saling menyerang tidak lama setelah kesepakatan tersebut dibuat.

Konflik hingga kini belum terselesaikan meskipun tidak terdapat permusuhan aktif secara berkelanjutan.

Washington juga meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran dengan menambah tekanan finansial terhadap Teheran sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026