
Pantau - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan negaranya tengah menjalankan upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) serta berbagai konflik lain di kawasan.
Pernyataan tersebut disampaikan Kantor Presiden Erdogan pada Jumat (4/9/2026), setelah Erdogan berbicara melalui telepon dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
Kedua pemimpin membahas hubungan bilateral serta sejumlah persoalan regional dan internasional dalam percakapan tersebut.
"Kami mencatat bahwa Turki berupaya mengakhiri ketegangan antara Iran dan AS serta berbagai konflik serupa di kawasan," kata Kantor Presiden Erdogan melalui akun X.
Erdogan Tegaskan Diplomasi Berorientasi Perdamaian
Erdogan memastikan Turki akan melanjutkan inisiatif diplomatik yang berorientasi pada perdamaian di tengah ketegangan kawasan.
"Presiden Erdogan menegaskan bahwa inisiatif diplomatik kami yang berorientasi pada perdamaian akan terus dilakukan dan kami tidak pernah menyetujui serangan terhadap negara-negara sahabat di kawasan," imbuh Kantor Presiden Erdogan.
Pemerintah Turki juga menekankan pentingnya kerja sama dengan UEA dalam menghadapi berbagai persoalan regional.
Ankara sebelumnya telah terlibat dalam sejumlah upaya diplomatik berkaitan dengan hubungan Iran dan AS di tengah dinamika keamanan kawasan.
Turki dan UEA Perkuat Kerja Sama
Selain membahas ketegangan Iran-AS, Erdogan dan Sheikh Mohamed membicarakan pengembangan hubungan antara Turki dan UEA.
Erdogan mengatakan kerja sama Ankara dan Abu Dhabi, khususnya dalam industri pertahanan dan ekonomi, akan terus diperluas.
Turki juga menyatakan komitmennya untuk mengembangkan hubungan dengan UEA serta memperkuat koordinasi kedua negara dalam menangani berbagai persoalan regional.
- Penulis :
- Aditya Yohan




