HOME  ⁄  Geopolitik

Rusia Kerahkan Pesawat Amfibi Be-200ChS untuk Membantu Padamkan Karhutla di Turki

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Rusia Kerahkan Pesawat Amfibi Be-200ChS untuk Membantu Padamkan Karhutla di Turki
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Kebakaran hutan dan lahan dilihat dari udara. (ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS).)

Pantau - Rusia mengerahkan pesawat amfibi Be-200ChS untuk membantu Turki memadamkan kebakaran hutan dan lahan selama 45 hari sejak 1 Juli hingga 15 Agustus 2026 setelah pemerintah Turki meminta bantuan penanganan karhutla.

Pesawat tersebut menjalankan puluhan penerbangan pemadaman di sejumlah wilayah terdampak, termasuk Istanbul, Izmir, Balikesir, Dalaman, dan Mugla.

“Pesawat Be-200ChS milik Rusia telah bertugas di Turki sejak 1 Juli. Selama periode hingga 15 Agustus, pesawat tersebut telah menyelesaikan 28 penerbangan, dengan rata-rata dua sorti penerbangan per hari," ungkap Kedutaan Besar Rusia di Ankara kepada RIA Novosti pada Sabtu (5/9/2026).

Pesawat Siram 230 Ton Air di Izmir

Kru pesawat Rusia sempat menjalankan tiga penerbangan dalam sehari pada 29 Juli ketika menangani kebakaran di Provinsi Izmir.

Dalam operasi selama delapan jam penerbangan tersebut, pesawat Be-200ChS menyiramkan sebanyak 230 ton air ke wilayah yang terdampak kebakaran.

Kru penerbang tetap menjalankan operasi pemadaman meski menghadapi medan berbahaya di sejumlah wilayah Turki.

Operasi tersebut melibatkan personel penerbangan dan teknisi berpengalaman yang mendapat pelatihan khusus untuk misi pemadaman kebakaran serta perawatan pesawat ketika beroperasi jauh dari pangkalan utama.

Putin Kerahkan Bantuan atas Permintaan Turki

Pengerahan pesawat amfibi tersebut dilakukan berdasarkan arahan Presiden Rusia Vladimir Putin pada 11 Juni 2026.

Keputusan itu merupakan respons Rusia terhadap permintaan bantuan Pemerintah Turki dalam menangani kebakaran hutan yang melanda sejumlah wilayah negara tersebut.

Pesawat Be-200ChS kemudian mulai bertugas di Turki pada 1 Juli dan menjalankan operasi hingga pertengahan Agustus 2026.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026