HOME  ⁄  Geopolitik

Zelenskyy Peringatkan Rusia Akan Hadapi Balasan jika Serang Sistem Energi Ukraina

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Zelenskyy Peringatkan Rusia Akan Hadapi Balasan jika Serang Sistem Energi Ukraina
Foto: (Sumber :Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menghadiri upacara pemakaman dan pemakaman ulang Yevhen Konovalets, seorang tokoh nasionalis Ukraina dan pendiri Organisasi Nasionalis Ukraina, di Kyiv, Ukraina, pada 18 Agustus 2026. ANTARA/Ukrainian Presidency/Handout - Anadolu Agency / pri.)

Pantau - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memperingatkan Rusia akan menghadapi balasan setimpal jika menyerang sistem energi Ukraina pada musim dingin mendatang.

Zelenskyy menyampaikan peringatan tersebut melalui akun X pada Jumat (11/9/2026).

"Rusia tahu bahwa jika mereka menyerang - dan mereka sedang bersiap untuk menyerang sistem energi kita musim dingin ini - Rusia akan menerima balasan yang setimpal," tulis Zelenskyy.

"Jika mereka menyebabkan pemadaman listrik bagi kita, kita akan berusaha merespons dengan cara yang sepadan," tambahnya.

Zelenskyy Dorong Pertemuan Ukraina, Rusia, dan AS

Zelenskyy menyerukan kemajuan menuju kemungkinan pertemuan trilateral yang melibatkan Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat.

Ia juga mendorong pembentukan gencatan senjata di sektor energi, pembukaan blokade Laut Hitam, serta kelanjutan pertukaran tahanan dan warga sipil, termasuk anak-anak yang ditahan di Rusia.

Zelenskyy memperingatkan perang yang berkepanjangan dapat menimbulkan tantangan bagi Rusia maupun perekonomian global, khususnya dalam ketahanan pangan dan energi.

Menurut dia, gangguan terhadap ekspor biji-bijian dari Laut Hitam berpotensi memperparah kekurangan pasokan di negara-negara rentan.

"Situasinya akan seperti Selat Hormuz, namun di sektor pertanian. Dan itu adalah masalah serius. Bukan hanya Ukraina yang harus menyelesaikan ini. Karena ini merupakan tantangan bagi banyak pihak," katanya.

Ukraina Desak AS Terapkan Sanksi

Zelenskyy juga mendesak Kongres Amerika Serikat mengesahkan undang-undang sanksi yang disebut didukung mendiang Senator Lindsey Graham.

Ia turut menyerukan tindakan lebih tegas dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Rusia.

"Sanksi harus diterapkan sekarang. Ini adalah sarana yang dimiliki Amerika Serikat untuk melumpuhkan kemampuan Rusia dalam membiayai perang melawan Ukraina setiap harinya," katanya.

"Dan sejujurnya, terkadang saya tidak mengerti mengapa keputusan tidak bisa diambil dengan cepat," ujarnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026