
Pantau - Para pemimpin negara anggota BRICS berkumpul dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 di New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026), di tengah perang Amerika Serikat (AS)-Iran yang memasuki bulan ketujuh dan konflik Rusia-Ukraina yang memasuki tahun kelima.
KTT BRICS berlangsung pada 12-13 September 2026 di tengah dampak ekonomi global akibat konflik AS-Iran yang memicu krisis energi serta meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan energi, perdagangan, dan inflasi.
Sehari sebelum KTT berlangsung, Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan harapan agar pertemuan para pemimpin BRICS menghasilkan pembahasan yang positif dan bermakna.
China juga menyatakan menantikan kerja sama dengan negara anggota BRICS lainnya untuk mendorong dialog dan negosiasi dalam menyelesaikan perbedaan serta menjaga perdamaian dan stabilitas regional maupun global.
Prabowo hingga Xi Jinping Hadiri KTT BRICS
KTT ke-18 BRICS mempertemukan pemimpin dan pejabat senior dari kelompok yang kini beranggotakan 11 negara.
BRICS awalnya beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan sebelum berkembang dengan bergabungnya Mesir, Ethiopia, Indonesia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Presiden Indonesia Prabowo Subianto hadir bersama sejumlah pemimpin negara anggota lainnya dalam pertemuan tersebut.
Pemimpin yang hadir antara lain Presiden China Xi Jinping, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi.
Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed Ali dan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan juga menghadiri KTT tersebut.
Brasil diwakili Menteri Luar Negeri Mauro Vieira, sedangkan Arab Saudi diwakili Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud.
Tata Kelola Global Jadi Agenda Hari Pertama
Pada hari pertama, para pemimpin menghadiri sesi tertutup khusus negara anggota BRICS bertajuk “Tata Kelola Global Inklusif dan Penguatan Multilateralisme”.
Para pemimpin juga mengunjungi pameran Bharat Innovates dan mengikuti upacara penanaman pohon dalam rangkaian kegiatan KTT.
Agenda hari pertama kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan malam yang diselenggarakan Perdana Menteri India Narendra Modi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




