HOME  ⁄  Geopolitik

Anwar dan Putin Bahas Penerbangan Langsung hingga Perdagangan Malaysia-Rusia di KTT BRICS

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Anwar dan Putin Bahas Penerbangan Langsung hingga Perdagangan Malaysia-Rusia di KTT BRICS
Foto: Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim bersama Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan pertemuan di sela KTT ke-18 BRICS, di New Delhi, India, Jumat 11/9/2026 (sumber: Kantor Perdana Menteri Malaysia)

Pantau - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela KTT ke-18 BRICS di New Delhi, India, untuk membahas penguatan hubungan bilateral, termasuk penerbangan langsung, fasilitas bebas visa, energi, perdagangan, dan peningkatan penjualan minyak sawit Malaysia ke Rusia.

Anwar mengatakan pertemuan bilateral tersebut digelar tak lama setelah dirinya tiba di New Delhi.

"Setibanya di New Delhi, saya langsung mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin. Saya mengangkat perlunya mempercepat upaya untuk mewujudkan penerbangan langsung antara Malaysia dan Rusia serta fasilitas perjalanan bebas visa seperti yang telah disepakati sebelumnya, guna mendorong pariwisata, perdagangan, dan investasi antara kedua negara," kata Anwar.

Anwar Dorong Penerbangan Langsung dan Bebas Visa

Anwar secara khusus meminta percepatan realisasi penerbangan langsung yang menghubungkan Malaysia dan Rusia.

Ia juga mendorong pelaksanaan fasilitas perjalanan bebas visa antara kedua negara sebagaimana telah disepakati sebelumnya.

Menurut Anwar, penerbangan langsung dan fasilitas bebas visa diperlukan untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat sekaligus meningkatkan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi Malaysia-Rusia.

Anwar menyebut pertemuannya dengan Putin berlangsung dalam suasana persahabatan dan menjadi kesempatan bagi kedua pemimpin untuk menilai perkembangan hubungan bilateral.

Kedua pihak turut membicarakan sejumlah langkah konkret untuk semakin memperkuat kerja sama Malaysia dan Rusia.

Sektor energi menjadi salah satu bidang strategis yang mendapat perhatian dalam pembicaraan tersebut.

"Saya juga menyampaikan penghargaan atas dukungan Rusia terhadap kerja sama energi bersama Malaysia. Kedua negara memiliki kekuatan dan keahlian yang dapat disinergikan untuk memperluas kerja sama di sektor strategis ini demi kepentingan bersama," ungkap Anwar.

Menurut Anwar, kekuatan dan keahlian yang dimiliki kedua negara dapat disinergikan untuk memperluas kerja sama energi yang memberikan manfaat bersama.

Malaysia Ingin Tingkatkan Ekspor Minyak Sawit ke Rusia

Pertemuan Anwar dan Putin juga membahas upaya meningkatkan masuknya minyak sawit Malaysia ke pasar Rusia.

Selain minyak sawit, kedua pemimpin menjajaki langkah untuk menggandakan nilai perdagangan bilateral Malaysia-Rusia.

Anwar menekankan berbagai kesepakatan kedua negara tidak boleh berhenti pada tingkat pembicaraan dan perlu segera diwujudkan dalam pelaksanaan.

Untuk mempercepat implementasinya, Anwar mengusulkan pembentukan mekanisme khusus antara Malaysia dan Rusia yang bertugas mengoordinasikan sekaligus mempercepat pelaksanaan seluruh kesepakatan.

"Oleh karena itu, saya mengusulkan pembentukan mekanisme khusus antara Malaysia dan Rusia untuk mengoordinasikan serta mempercepat pelaksanaan seluruh kesepakatan, dan usulan ini telah disetujui oleh Presiden Putin," kata Anwar.

Menurut Anwar, Putin telah menyetujui pembentukan mekanisme khusus tersebut sehingga tindak lanjut kesepakatan kedua negara dapat dikoordinasikan.

Pada akhir pertemuan, Anwar kembali menyampaikan undangan dari Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim kepada Putin untuk melakukan Kunjungan Kenegaraan ke Malaysia.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026