
Pantau - Lebih dari 720.000 pelajar Palestina kehilangan akses terhadap pendidikan dasar di tengah gempuran Israel yang terus berlanjut, menurut Menteri Pendidikan Palestina Amjad Barham.
Pernyataan Barham dikutip harian milik pemerintah Tunisia, La Presse, pada Senin (14/9/2026), setelah disampaikan dalam konferensi mengenai anak-anak Palestina di Tunis.
Konferensi tersebut diselenggarakan oleh Organisasi Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Liga Arab (ALECSO).
Sekolah dan Universitas di Gaza Hancur
"Lebih dari 90 persen gedung sekolah dan 82 persen universitas di Jalur Gaza telah hancur," ujar Barham dalam konferensi tersebut.
Barham menyoroti krisis pendidikan yang dihadapi anak-anak Palestina, terutama mereka yang berada di Jalur Gaza.
Ia juga mengecam penargetan sistematis terhadap infrastruktur pendidikan di wilayah Palestina.
Menurut Barham, ribuan pos pemeriksaan militer Israel turut membatasi mobilitas para siswa dan memperberat akses mereka terhadap pendidikan.
ALECSO Siapkan Mekanisme Perlindungan Darurat
Direktur Jenderal ALECSO Mohamed Ould Amar menyerukan kerja sama regional yang mendesak untuk menghadapi krisis pendidikan anak-anak Palestina.
ALECSO juga mengumumkan akan membentuk rencana aksi bersama negara-negara Arab yang dilengkapi mekanisme perlindungan darurat.
Langkah tersebut disiapkan di tengah kerusakan luas terhadap fasilitas pendidikan dan hilangnya akses pendidikan dasar bagi ratusan ribu pelajar Palestina.
- Penulis :
- Aditya Yohan




