
Pantau - Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu meminta pemerintah mempertahankan belanja pada 2027 di tingkat yang sama dengan tahun ini, kecuali anggaran pertahanan, sebagai upaya mengurangi defisit fiskal negara tersebut.
Stasiun penyiaran BFMTV pada Selasa (15/9/2026) melaporkan Lecornu mengirim surat kepada para menteri di tengah kekhawatiran terhadap kondisi perekonomian Prancis.
Dengan memperhitungkan inflasi, mempertahankan nominal belanja pada tingkat yang sama secara efektif akan membuat nilai riil pengeluaran pemerintah menurun.
Pembekuan Hanya Berlaku untuk Pemerintah Pusat
Usulan pembekuan tersebut hanya berlaku terhadap belanja pemerintah pusat Prancis.
Kebijakan itu tidak akan memengaruhi anggaran pemerintah daerah maupun jaminan sosial.
Belanja pertahanan juga dikecualikan dari rencana pembekuan tersebut.
Menteri Keuangan Prancis Roland Lescure sebelumnya mengatakan pada Juli bahwa pemerintah tidak akan mampu mencapai target pengurangan defisit anggaran menjadi di bawah 5 persen pada 2026.
Utang Prancis Tembus 3,5 Triliun Euro
Tekanan terhadap anggaran Prancis terjadi ketika utang nasional negara tersebut mencapai rekor baru pada akhir Juni 2026.
Utang nasional Prancis tercatat melampaui 3,5 triliun euro atau sekitar Rp71,3 kuadriliun untuk pertama kalinya.
Bank of France sebelumnya memperingatkan Prancis menghadapi "cekikan anggaran" apabila pemerintah tidak mengurangi defisit fiskal.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




