HOME  ⁄  Geopolitik

OKI Mengecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah serta Nyatakan Solidaritas kepada Arab Saudi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

OKI Mengecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah serta Nyatakan Solidaritas kepada Arab Saudi
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Sebuah drone diduga diluncurkan ke Mocha, Yaman, (9/8/2026). (ANTARA/Xinhua/HO-Houthi Media Center).)

Pantau - Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras serangan yang disebut dilakukan kelompok Houthi dari Yaman terhadap Kota Makkah dan wilayah Madinah, Arab Saudi.

Dalam pernyataan yang dimuat di laman resminya pada Rabu (16/9/2026), OKI juga mengecam serangkaian tindakan yang disebut sebagai agresi Houthi terhadap Kerajaan Arab Saudi.

Menurut OKI, serangan tersebut menimbulkan ketakutan di kalangan warga sipil, melanggar kesucian tempat-tempat suci dan masjid, serta memancing sentimen umat Islam di berbagai negara.

OKI Soroti Kesucian Tempat Suci

OKI menyatakan tindakan yang dikaitkan dengan kelompok Houthi terhadap tempat suci, masjid, dan infrastruktur sipil sebagai aksi terorisme yang bertentangan dengan nilai Islam serta norma, prinsip, dan hukum internasional.

Organisasi tersebut menegaskan pelanggaran terhadap kesucian tempat-tempat suci tidak dapat diterima maupun ditoleransi.

OKI juga menyerukan tindakan tegas terhadap pelaku serta penguatan langkah pencegahan terhadap pihak yang berupaya melanggar kesucian tempat-tempat tersebut.

OKI Nyatakan Solidaritas kepada Arab Saudi

OKI menyampaikan solidaritas penuh kepada Kerajaan Arab Saudi terkait insiden tersebut.

Organisasi itu juga menyatakan dukungan terhadap langkah Arab Saudi untuk menghalau serangan, menjaga kesucian tempat-tempat suci dan keselamatan umat Islam, serta melindungi keamanan dan kedaulatan negara.

Pernyataan OKI tersebut muncul setelah Arab Saudi melaporkan pasukan pertahanan udaranya mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang disebut diluncurkan Houthi sebelum memasuki wilayah udara terlarang di Kota Makkah pada Selasa (15/9/2026).

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026