HOME  ⁄  Geopolitik

Houthi Membantah Targetkan Makkah setelah Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Houthi Membantah Targetkan Makkah setelah Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat
Foto: (Sumber :Arsip - Anggota suku pendukung Houthi berkumpul untuk menggelar aksi unjuk kekuatan menggunakan senjata dalam aksi protes menentang Amerika Serikat dan Israel di Sanaa, Yaman, (3/11/2025). (ANTARA/Anadolu/Mohammed Hamoud).)

Pantau - Kelompok Ansar Allah atau Houthi dari Yaman membantah pihaknya menimbulkan ancaman terhadap Kota Makkah maupun situs-situs suci Islam lainnya di Arab Saudi setelah otoritas Saudi mengeluarkan peringatan darurat pada Selasa (15/9/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi mengeluarkan peringatan terkait potensi bahaya untuk wilayah Makkah dan sejumlah daerah di bagian barat negara itu.

"Kami dengan tegas membantah adanya ancaman apa pun dari Yaman terhadap kota suci Makkah maupun situs suci lainnya," kata sumber militer seperti dikutip kantor berita kelolaan Houthi, Saba.

Sumber tersebut menyebut peringatan Arab Saudi sebagai rekayasa, tipu daya, dan disinformasi, tetapi klaim itu merupakan pernyataan pihak Houthi.

Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat

Kantor berita Anadolu melaporkan Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat pada Selasa terkait potensi bahaya di Jeddah, Makkah, dan Taif.

Peringatan disampaikan melalui Platform Peringatan Dini Nasional untuk Keadaan Darurat, menurut Pertahanan Sipil Arab Saudi.

Otoritas Arab Saudi dalam informasi tersebut tidak menjelaskan jenis potensi bahaya yang menjadi dasar penerbitan peringatan.

Warga diimbau tetap tenang, mencari tempat berlindung, dan mengikuti petunjuk keselamatan resmi.

Warga Diminta Berlindung di Tempat Aman

Otoritas meminta warga segera menuju tempat aman terdekat, terutama di dalam gedung atau ruangan bagian dalam yang jauh dari jendela.

Masyarakat juga diminta tetap berada di lokasi aman hingga potensi bahaya dinyatakan berlalu.

Pernyataan Houthi tersebut muncul di tengah klaim Arab Saudi bahwa pasukan pertahanan udaranya mencegat sebuah drone yang disebut diluncurkan kelompok itu sebelum memasuki wilayah udara terlarang Makkah.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026