HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Sebut Hadapi Keputusan Besar soal Konflik AS-Iran di Tengah Perundingan yang Buntu

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Trump Sebut Hadapi Keputusan Besar soal Konflik AS-Iran di Tengah Perundingan yang Buntu
Foto: (Sumber :Presiden AS Donald Trump berjalan keluar dari Aras an Uachtarain seorang diri saat bersiap menaiki kendaraan dinasnya pada 12 September 2026, di Dublin, Irlandia. ANTARA/Artur Widak - Anadolu Agency /pri..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dirinya menghadapi keputusan besar terkait langkah AS dalam konflik dengan Iran di tengah perundingan perdamaian kedua negara yang masih buntu.

Trump sebelumnya pada 9 September mengatakan perang AS-Iran dapat berakhir setelah pemilu paruh waktu Kongres pada 3 November 2026.

Namun, Trump pada Minggu menyatakan perdamaian antara kedua negara dapat tercapai sebelum pemilu tersebut.

“Saya akan menghadapi keputusan besar. Apakah saya ingin masuk dan memusnahkan mereka (Iran), atau tidak? Ini keputusan besar,” kata Trump kepada Axios.

“Segalanya bisa terjadi dengan saya,” tambahnya.

Trump Akan Bertemu Pemimpin Negara Teluk

Pernyataan terbaru Trump disampaikan menjelang pertemuannya dengan para pemimpin Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Oman di sela-sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menurut laporan tersebut, pandangan negara-negara Teluk kemungkinan menjadi salah satu pertimbangan Washington dalam menentukan langkah berikutnya, terutama terkait kemungkinan operasi militer berskala besar.

AS dan Israel sebelumnya melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada 28 Februari 2026.

Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan terhadap pihak AS dan Israel.

Konflik Belum Terselesaikan

Setelah berbulan-bulan terjadi serangan, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman penghentian permusuhan pada pertengahan Juni 2026.

Serangan kembali terjadi tidak lama setelah kesepakatan tersebut sehingga konflik hingga kini belum terselesaikan dan permusuhan masih sesekali terjadi.

Washington juga meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran sebagai bagian dari upaya memperbesar tekanan finansial terhadap Teheran di tengah konflik kedua negara.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026