HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Ajukan Tujuh Syarat kepada AS untuk Memulai Perundingan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Iran Ajukan Tujuh Syarat kepada AS untuk Memulai Perundingan
Foto: Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat.

Pantau - Iran mengajukan tujuh syarat kepada Amerika Serikat (AS) sebagai prasyarat untuk memulai perundingan antara kedua negara di tengah perseteruan yang belum terselesaikan.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaee menyampaikan sikap tersebut melalui media sosial X pada Sabtu (19/9/2026).

"Iran telah mengajukan tujuh syarat kepada pemerintah AS untuk memulai perundingan apa pun,” ujar Rezaee.

Rezaee dalam pernyataan yang dikutip ANTARA dari Sputnik/RIA Novosti-OANA tidak memerinci tujuh syarat yang diajukan Iran tersebut.

Iran Desak AS Terima Persyaratan

Rezaee menegaskan penerimaan terhadap syarat yang diajukan Iran menjadi jalan yang ditawarkan Teheran apabila Washington ingin keluar dari konflik kedua negara.

“Pesan kami jelas dan tegas – jika AS ingin keluar dari kesulitan yang mereka ciptakan sendiri dan tidak ingin terus terjebak di dalamnya, tidak ada pilihan lain selain menerima syarat-syarat dari Iran," imbuhnya.

Menurut laporan tersebut, AS dan Israel sebelumnya melancarkan serangan terhadap sejumlah lokasi di Iran pada 28 Februari 2026 yang kemudian dibalas oleh Iran.

Konflik Iran dan AS Belum Terselesaikan

Iran dan AS kemudian menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan konflik pada pertengahan Juni setelah kedua pihak saling melancarkan serangan selama berbulan-bulan.

Namun, laporan tersebut menyebut serangan kembali terjadi tidak lama setelah kesepahaman itu berlaku sehingga perseteruan kedua negara belum terselesaikan.

AS juga disebut meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran sebagai bagian dari upaya Washington dalam menghadapi konflik tersebut.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026