HOME  ⁄  Geopolitik

Presiden Pakistan Zardari Tegaskan Komitmen pada Perdamaian Dunia dan Multilateralisme

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Presiden Pakistan Zardari Tegaskan Komitmen pada Perdamaian Dunia dan Multilateralisme
Foto: (Sumber :Lokasi media center untuk pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan. Sabtu (11/4/2026). ANTARA/Xinhua/Wang Shen/aa..)

Pantau - Presiden Pakistan Asif Ali Zardari menegaskan kembali komitmen negaranya terhadap perdamaian internasional dan multilateralisme dengan mengedepankan dialog, diplomasi, keadilan, serta penghormatan terhadap hukum internasional dan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pernyataan tersebut disampaikan Zardari dalam pesannya pada peringatan Hari Perdamaian Internasional.

Menurut Zardari, perdamaian yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui dialog, diplomasi, keadilan, serta penghormatan penuh terhadap hukum internasional dan Piagam PBB.

Ia mengatakan Pakistan mendukung penyelesaian sengketa secara damai dan pendekatan komprehensif untuk mencegah serta menyelesaikan konflik melalui dialog, diplomasi, dan aksi kolektif.

Pakistan Soroti Peran Pasukan Perdamaian

Zardari menyoroti kontribusi pasukan penjaga perdamaian Pakistan yang bertugas dalam berbagai misi PBB di dunia.

Menurut dia, pengabdian pasukan tersebut mencerminkan komitmen berkelanjutan Pakistan terhadap perdamaian internasional.

Zardari juga menyoroti upaya diplomatik Pakistan dalam membantu mengakhiri konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

Ia mengatakan Nota Kesepahaman Islamabad telah membuka jalan menuju deeskalasi dan penyelesaian konflik melalui perundingan.

Zardari Serukan Penyelesaian Sengketa secara Damai

Zardari menyerukan komunitas internasional untuk menjunjung tinggi Piagam PBB dan menghormati hukum internasional.

Ia juga mendorong penyelesaian sengketa yang adil dan berkelanjutan melalui cara-cara damai.

"Pakistan siap menjadi mitra tepercaya dalam upaya kolektif ini demi mewujudkan dunia yang lebih damai dan sejahtera," katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026