
Pantau - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan agar penyelesaian konflik Palestina berdasarkan solusi dua negara tetap dipertahankan di tengah kekerasan, pengungsian penduduk, dan perluasan permukiman di Tepi Barat.
“Kita tidak boleh membiarkan solusi dua negara hilang di depan mata kita,” kata Guterres dari podium Majelis Umum PBB, Selasa, 22 September 2026.
Menurut Guterres, kekerasan, pengungsian penduduk, dan perluasan permukiman di Tepi Barat yang diduduki telah merusak jalan menuju perdamaian sekaligus menimbulkan risiko pembersihan etnis.
Palestina Tentang Proyek Permukiman E1
Otoritas Israel pada pekan sebelumnya mengumumkan tender pembangunan 2.167 rumah baru sebagai bagian dari proyek perluasan permukiman E1 di Tepi Barat.
Jika digabungkan dengan rencana yang sebelumnya telah disetujui, proyek tersebut mencakup total 3.401 unit.
Pihak Palestina menentang proyek tersebut karena dinilai dapat memisahkan wilayah Tepi Barat dan memutus akses Yerusalem Timur dari wilayah Palestina lainnya.
Rusia Dukung Formula Dua Negara
Rusia menyatakan penyelesaian krisis Palestina hanya dapat dicapai berdasarkan formula dua negara yang telah disetujui Dewan Keamanan PBB.
Solusi tersebut mengamanatkan pembentukan negara Palestina merdeka berdasarkan batas wilayah 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.
- Penulis :
- Aditya Yohan




