HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Memperingatkan Larangan Maskapai Bisa Menghentikan Penerbangan Regional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Iran Memperingatkan Larangan Maskapai Bisa Menghentikan Penerbangan Regional
Foto: (Sumber :Arsip - Wakil Presiden Iran Mohammad Mokhber sekaligus kepala eksekutif Iran. (ANTARA/HO-Wikipedia/pri))

Pantau - Iran memperingatkan perjalanan udara di kawasan dapat terganggu apabila maskapai penerbangan Iran terus dilarang mengakses penerbangan dan layanan bandara di tengah perluasan pembatasan terhadap operasi internasional negara tersebut.

Penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran, Mohammad Mokhber, menyatakan Iran tidak akan menerima negara-negara kawasan yang mengikuti kebijakan Amerika Serikat terhadap Teheran.

“Strategi kami dalam masalah ini jelas, perjalanan udara di kawasan ini tersedia bagi semua pihak atau tidak bagi siapa pun. Jika Iran tidak dapat melakukan perjalanan udara dan menerima layanan bandara, maka tidak ada negara di kawasan ini yang dapat melakukannya juga,” kata Mokhber melalui unggahan di platform X.

Menurut Mokhber, keputusan negara-negara kawasan untuk mengikuti kebijakan AS yang disebutnya sebagai “kebijakan bermusuhan” akan terus diingat oleh rakyat Iran.

Pembatasan Penerbangan Iran Meluas

Pernyataan Mokhber muncul setelah pembatasan terhadap maskapai penerbangan Iran diperluas pada pekan ini di tengah sanksi AS yang menargetkan operasi internasional Iran.

Menurut laporan ANTARA yang diberikan, Bandara Internasional Najaf menangguhkan seluruh penerbangan dari dan menuju Iran pada Jumat (25/9/2026) hingga pemberitahuan lebih lanjut dengan alasan arahan pihak berwenang.

Uni Emirat Arab juga dilaporkan menangguhkan penerbangan maskapai dari dan menuju Iran sejak Kamis (24/9/2026) hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Otoritas Penerbangan Sipil Umum Uni Emirat Arab menyebut pembatasan AS terhadap maskapai penerbangan Iran sebagai alasan kebijakan tersebut.

Sanksi AS Menargetkan Operasi Maskapai Iran

Menteri Keuangan AS Scott Bessent disebut mengatakan operasi maskapai penerbangan Iran di seluruh dunia akan terhenti mulai 23 September sebagai bagian dari sanksi baru.

Kebijakan tersebut berlangsung di tengah upaya diplomatik terkait konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran.

Perundingan dilaporkan mengalami jalan buntu meskipun terdapat nota kesepahaman pada Juni untuk mencapai perdamaian final akibat ketidaksepakatan mengenai navigasi di Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur strategis bagi pergerakan pasokan energi dan barang di kawasan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026