
Pantau - Turkiye disebut akan meningkatkan upaya diplomatik untuk membantu penyelesaian konflik Ukraina sekaligus memastikan keamanan pelayaran di Laut Hitam dengan mempertahankan komunikasi bersama pihak-pihak yang terlibat.
Seorang sumber di internal pemerintahan Turkiye mengatakan Ankara akan berupaya memulihkan keamanan lalu lintas maritim, melindungi pelayaran komersial, dan mencegah konflik meluas.
“Turkiye akan segera meningkatkan diplomasi terkait Ukraina dan keselamatan pelayaran di Laut Hitam. Ankara akan melanjutkan kontak dengan pihak-pihak yang terlibat untuk memulihkan keamanan lalu lintas maritim, melindungi pelayaran komersial, dan mencegah konflik meluas lebih jauh,” kata sumber tersebut kepada RIA Novosti yang dipublikasi Senin (28/9/2026).
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan sebelumnya juga mengatakan pembahasan mengenai keamanan Laut Hitam sedang berlangsung.
Turkiye Dorong Keamanan Pelayaran Laut Hitam
Menurut sumber tersebut, Turkiye berpandangan Laut Hitam tidak seharusnya menjadi zona pertempuran sehingga keselamatan kapal niaga dan kelancaran jalur pelayaran perlu dijamin.
“Turkiye akan melanjutkan langkah-langkah diplomatik untuk melanjutkan kembali proses negosiasi dan menciptakan kondisi bagi rezim keamanan yang berkelanjutan di Laut Hitam,” tambah sumber itu.
Ankara menilai keamanan pelayaran menjadi salah satu unsur penting untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
Turkiye juga disebut akan mempertahankan kontak dengan Rusia dan Ukraina untuk mengupayakan mekanisme keamanan yang dapat diterima kedua pihak.
Ankara Dorong Rusia dan Ukraina Kembali Berunding
Menurut sumber tersebut, Turkiye akan terus menggunakan jalur diplomatik untuk mendorong Rusia dan Ukraina kembali ke meja perundingan sekaligus mengurangi risiko konflik meluas di luar wilayah Ukraina.
Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengonfirmasi bahwa Turkiye telah menyampaikan sejumlah proposal mengenai keamanan di Laut Hitam.
Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah insiden serangan terhadap kapal di Laut Hitam dilaporkan terjadi, termasuk serangan terhadap kapal berbendera Turkiye.
RIA Novosti melaporkan pesawat nirawak Ukraina menyerang kapal kargo berbendera Turkiye MV Reyhan Sari pada Juli hingga menyebabkan satu awak meninggal dunia dan tiga lainnya terluka.
Kapal kargo berbendera Turkiye MV Gulluk juga dilaporkan menjadi sasaran serangan pesawat nirawak Ukraina di lepas pantai dekat Pelabuhan Novorossiysk.
- Penulis :
- Aditya Yohan




