
Pantau - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Qatar akan menyampaikan gagasan baru kepada Amerika Serikat (AS) mengenai cara memenuhi persyaratan Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Araghchi menyebut gagasan tersebut telah dibahas bersama Iran sebelum disampaikan kepada Washington, sementara tanggapan akhir dari AS diperkirakan dapat diterima pada Selasa (29/9/2026).
Qatar Bahas Persyaratan Iran
Saat berbicara kepada wartawan Iran di New York, Senin (28/9/2026), Araghchi mengatakan dirinya kembali bertemu dengan pihak Qatar untuk membahas berbagai kemungkinan guna memfasilitasi pelaksanaan persyaratan yang diajukan Teheran.
"Mereka memiliki gagasan, dan kami membahas bagaimana cara untuk memenuhi syarat-syarat Iran serta bagaimana syarat-syarat tersebut dapat dipenuhi," katanya sebagaimana dikutip kantor berita resmi Iran, IRNA.
Menurut Araghchi, gagasan yang dibahas tersebut selanjutnya akan disampaikan Qatar kepada pihak AS.
Tanggapan akhir Washington kemudian akan diteruskan kepada Teheran melalui jalur komunikasi yang sama.
"Saya berharap hal ini akan terjadi paling lambat besok," tambahnya.
Komunikasi melalui Qatar dan Pakistan Berlanjut
Araghchi mengatakan komunikasi melalui Qatar dan Pakistan masih berlangsung dan menjadi lebih serius setelah munculnya usulan terbaru dari Iran.
Teheran juga memanfaatkan sejumlah pertemuan di New York untuk menyampaikan kepada Washington dan masyarakat internasional mengenai persyaratan yang menurut Iran harus dipenuhi agar Selat Hormuz dapat dibuka kembali.
Araghchi mengatakan dirinya akan segera meninggalkan New York menuju Teheran, sementara Qatar akan menyampaikan tanggapan AS setelah tersedia.
- Penulis :
- Aditya Yohan




