
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pemerintahannya akan meminta negara-negara Eropa melepaskan sebagian cadangan bahan bakar solar untuk membantu menurunkan harga di tengah kenaikan harga energi global.
Trump menyampaikan rencana tersebut kepada wartawan pada Kamis (1/10/2026).
"Ya, kami mungkin akan melakukan itu. Mereka memiliki sejumlah solar, tetapi harganya sedang turun," kata Trump.
Sebelumnya, Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat Jamieson Greer mengatakan berencana meminta para pejabat Uni Eropa untuk melepaskan cadangan solar di blok tersebut.
Prancis dan Jerman Disebut Diminta Gunakan Cadangan
Sejumlah laporan media menyebut pemerintahan Trump telah meminta Prancis dan Jerman mulai menggunakan cadangan bahan bakar solar darurat mereka untuk membantu menekan harga global.
Pada akhir September 2026, Politico melaporkan pemerintahan Trump juga tengah menyusun rencana pemberlakuan larangan ekspor bahan bakar diesel selama 90 hari.
Rencana tersebut disebut sebagai bagian dari upaya menekan harga energi yang mencapai tingkat tertinggi menjelang pemilihan umum sela Amerika Serikat pada November 2026.
Konflik Timur Tengah Ganggu Jalur Pasokan Energi
Kenaikan harga bahan bakar terjadi di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah yang nyaris menghentikan lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur penting bagi pasokan minyak mentah, produk minyak bumi, dan gas alam cair ke pasar global.
Gangguan terhadap aktivitas pelayaran melalui kawasan tersebut berdampak pada rantai pasokan energi dan diikuti kenaikan harga bahan bakar di sejumlah negara.
- Penulis :
- Aditya Yohan




