
Pantau - Rusia dan negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tengah menjajaki perluasan kerja sama strategis di sejumlah bidang baru, mulai dari keamanan maritim, penanganan pandemi, kepemudaan, hingga kepabeanan.
Rencana tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal ASEAN asal Kamboja, Kao Kim Hourn, pada Selasa.
"Kami tengah melakukan dialog substantif untuk memulai bidang kerja sama baru, termasuk keamanan maritim, penanganan pandemi, serta dialog mengenai kepemudaan dan kepabeanan," kata Lavrov dalam pertemuan tersebut.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya Rusia dan ASEAN untuk memperluas hubungan kemitraan strategis melalui pengembangan bidang kerja sama baru di luar program yang telah berlangsung sebelumnya.
Keamanan maritim menjadi salah satu fokus penjajakan kerja sama kedua pihak, bersamaan dengan penanganan pandemi yang berkaitan dengan peningkatan kesiapan menghadapi ancaman kesehatan.
Selain itu, Rusia dan ASEAN membuka peluang pengembangan dialog mengenai kepemudaan serta kepabeanan untuk memperluas cakupan hubungan kedua pihak.
Rusia Tegaskan ASEAN sebagai Mitra Strategis Jangka Panjang
Lavrov menegaskan bahwa pengembangan kemitraan strategis dengan ASEAN merupakan salah satu prioritas berkelanjutan dalam kebijakan luar negeri Rusia, khususnya terkait hubungan dengan kawasan Asia dan Eurasia.
"Secara umum, pengembangan kemitraan strategis kami dengan ASEAN merupakan salah satu prioritas berkelanjutan dalam arah Asia dan Eurasia," kata Lavrov.
Menurut Lavrov, Rusia memandang ASEAN sebagai mitra penting yang memiliki sejarah panjang kerja sama dalam berbagai forum internasional.
Hubungan tersebut juga didukung oleh pelaksanaan sejumlah proyek bersama yang terus berkembang seiring dengan penguatan kemitraan kedua pihak.
"Kami melihat ASEAN sebagai mitra yang dapat diandalkan, dengan sejarah panjang kerja sama di tingkat internasional serta semakin banyak proyek praktis yang sedang dilaksanakan," tambah Lavrov.
Pernyataan tersebut menegaskan perhatian Rusia terhadap pengembangan hubungan diplomatik sekaligus pelaksanaan proyek kerja sama yang memberikan hasil nyata bagi kedua pihak.
Penjajakan bidang kerja sama baru juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan Rusia dengan negara-negara anggota ASEAN melalui berbagai program dan dialog yang lebih luas.
Sekjen ASEAN Kembali Kunjungi Rusia Setelah Hadiri KTT di Kazan
Kunjungan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn ke Rusia kali ini merupakan kunjungan keduanya sepanjang tahun tersebut.
Sebelumnya, Kao Kim Hourn menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-ASEAN yang berlangsung di Kazan pada Juni.
Pertemuan tingkat tinggi tersebut menandai 35 tahun hubungan kemitraan antara Rusia dan ASEAN sekaligus menjadi salah satu agenda penting dalam perjalanan hubungan kedua pihak.
Kehadiran Kao Kim Hourn dalam pertemuan di Kazan menjadi bagian dari rangkaian komunikasi diplomatik antara Rusia dan ASEAN yang terus berlangsung.
Kunjungan terbarunya ke Rusia kembali membuka ruang pembahasan mengenai pengembangan kemitraan strategis, termasuk peluang kerja sama pada sejumlah sektor baru.
Lavrov mengungkapkan bahwa Sekretaris Jenderal ASEAN memiliki agenda diplomatik yang padat selama menjalani kunjungan kerja di Moskow.
Sekjen ASEAN Dijadwalkan Bertemu Pejabat Rusia hingga Hadiri Russian Energy Week
Selama berada di Moskow, Kao Kim Hourn dijadwalkan melakukan sejumlah pertemuan dengan pejabat tinggi pemerintah Rusia.
Agenda tersebut mencakup pertemuan dengan pejabat administrasi kepresidenan Rusia serta pembicaraan dengan sejumlah menteri untuk membahas berbagai aspek hubungan kerja sama.
Selain mengadakan pertemuan dengan pejabat pemerintah, Sekretaris Jenderal ASEAN juga memiliki agenda kunjungan ke Komisi Ekonomi Eurasia.
Kunjungan tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan diplomatik Kao Kim Hourn selama berada di Rusia.
Kao Kim Hourn juga dijadwalkan menghadiri kegiatan Russian Energy Week yang masuk dalam agenda kunjungan kerjanya di Moskow.
Rangkaian kegiatan tersebut mencakup pembahasan hubungan diplomatik sekaligus membuka peluang penguatan kerja sama di bidang ekonomi dan energi.
Melalui berbagai pertemuan tersebut, Rusia dan ASEAN melanjutkan komunikasi mengenai pengembangan kemitraan strategis yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Penjajakan kerja sama pada bidang keamanan maritim, penanganan pandemi, kepemudaan, dan kepabeanan menjadi bagian dari upaya kedua pihak memperluas hubungan sekaligus melanjutkan berbagai proyek bersama yang telah berjalan.
- Penulis :
- Arian Mesa




