HOME  ⁄  Geopolitik

Gelombang Demonstrasi Kembali Melanda Prancis, 1.314 Orang Ditangkap dan 53 Aparat Terluka

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Gelombang Demonstrasi Kembali Melanda Prancis, 1.314 Orang Ditangkap dan 53 Aparat Terluka
Foto: (Sumber :Para pengunjuk rasa terlihat di Lille, Prancis, 24 Oktober, 2026. ANTARA/Xinhua/Sebastien Courdji.)

Pantau - Sebanyak 1.314 orang ditangkap dan 53 aparat penegak hukum mengalami luka-luka dalam gelombang aksi unjuk rasa yang berlangsung di berbagai wilayah Prancis pada Sabtu (24/10/2026).

Data tersebut dilaporkan surat kabar Prancis, Le Parisien, pada Minggu (25/10/2026), dengan mengutip informasi dari Kementerian Dalam Negeri Prancis.

Aksi demonstrasi tersebut diikuti sekitar 410.000 orang di seluruh Prancis, termasuk 110.000 peserta yang diperkirakan turun ke jalan di ibu kota Paris.

Bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan terjadi di Paris hingga menyebabkan ratusan orang ditangkap.

Polisi Tangkap 142 Demonstran di Paris

Prefektur Kepolisian Paris melaporkan sebanyak 142 orang ditangkap menyusul bentrokan yang terjadi selama aksi demonstrasi di ibu kota Prancis.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 126 orang menjalani penahanan.

Penangkapan dilakukan ketika gelombang demonstrasi kembali berlangsung di berbagai wilayah negara tersebut.

Secara nasional, Kementerian Dalam Negeri Prancis mencatat total 1.314 orang ditangkap dalam aksi pada Sabtu.

Selain penangkapan demonstran, sebanyak 53 aparat penegak hukum dilaporkan mengalami luka-luka selama rangkaian unjuk rasa.

Laporan tersebut belum merinci tingkat keparahan luka yang dialami para petugas.

Sebanyak 410 Ribu Orang Ikuti Demonstrasi di Seluruh Prancis

Gelombang demonstrasi pada 24 Oktober 2026 melibatkan ratusan ribu peserta yang turun ke jalan di berbagai wilayah Prancis.

Berdasarkan laporan yang mengutip Kementerian Dalam Negeri Prancis, sekitar 410.000 orang mengikuti aksi tersebut.

Sementara itu, Prefektur Kepolisian Paris memperkirakan jumlah peserta demonstrasi di ibu kota mencapai 110.000 orang.

Aksi unjuk rasa juga berlangsung di kota lain, termasuk Lille, yang menjadi salah satu lokasi demonstrasi pada Sabtu.

Jumlah peserta tersebut menunjukkan aksi protes masih berlangsung dalam skala besar setelah demonstrasi serupa digelar sepekan sebelumnya.

Demonstrasi Sebelumnya Berujung 2.397 Penangkapan

Prancis sebelumnya juga dilanda aksi demonstrasi besar pada Sabtu (17/10/2026).

Kementerian Dalam Negeri Prancis mencatat sekitar 550.000 orang mengikuti demonstrasi di berbagai wilayah negara itu.

Aksi tersebut diwarnai kekerasan dan berujung pada penangkapan sebanyak 2.397 orang.

Jika dibandingkan dengan demonstrasi pada 17 Oktober, jumlah peserta aksi pada 24 Oktober berkurang sekitar 140.000 orang.

Jumlah penangkapan juga menurun sebanyak 1.083 orang, dari 2.397 menjadi 1.314 orang.

Meski demikian, aksi terbaru masih menyebabkan bentrokan dan puluhan aparat penegak hukum terluka.

Otoritas Prancis Laporkan Dampak Gelombang Unjuk Rasa

Laporan Le Parisien yang mengutip Kementerian Dalam Negeri Prancis menjadi dasar informasi mengenai jumlah penangkapan dan korban luka dalam demonstrasi terbaru.

Sementara itu, data penangkapan dan penahanan di Paris disampaikan secara terpisah oleh prefektur kepolisian setempat.

Belum ada keterangan lebih lanjut dalam laporan tersebut mengenai tuntutan utama demonstran maupun perkembangan penanganan hukum terhadap seluruh orang yang ditangkap.

Gelombang aksi pada 24 Oktober menjadi demonstrasi besar kedua yang dilaporkan berlangsung di Prancis dalam dua pekan berturut-turut.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026